Nafisyah, Ulfatus (2026) PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP PENGETAHUAN SADARI DI SMAN 1 ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Ulfatus.pdf
Download (860kB)
Abstract
Latar Belakang: : Pendidikan kesehatan merupakan upaya meningkatkan pengetahuan remaja. Metode yang efektif digunakan adalah experiential learning (Kolb, 2015). Rendahnya pengetahuan remaja disebabkan kurangnya sosialisasi dan pendidikan kesehatan, sehingga menyebabkan kesadaran remaja untuk melakukan deteksi dini juga menurun (Kemenkes, 2024). Menurut Sinaga, dalam Nurfazriah et al., (2024) sebanyak 13 kasus kanker (4,2%) ditemukan pada remaja usia 13–25 tahun akibat kurangnya kesadaran deteksi dini (Sadoh et al., 2021). Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode sederhana, dan dapat dilakukan secara mandiri, namun pengetahuan dan praktik SADARI pada remaja masih rendah (Wulansari et al., 2024). Hasil wawancara awal di SMAN 1 Asembagus menunjukkan siswi belum memahami konsep SADARI dan belum pernah mempraktikkannya Tujuan: untuk menganalisis pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan metode experiential learning terhadap pengetahuan SADARI di SMAN 1 Asembagus Kabupaten Situbondo. Metode: Penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Populasi penelitian ini siswi usia 15-17 tahun, sebanyak 158, sampel sebanyak 61 siswi menggunakan rumus Slovin. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan uji wilcoxon signed rank test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan pendidikan kesehatan dengan metode experiential learning berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan SADARI siswi. Sebelum pendidikan kesehatan, sebagian besar siswi memiliki pengetahuan cukup, yaitu 33 responden (54,1%), dan sesudah pendidikan kesehatan mayoritas meningkat ke pengetahuan baik sebanyak 41 responden (67,2%). Hasil uji wilcoxon diperoleh nilai p-value 0,000<0,05 menandakan adanya pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode experiential learning terhadap pengetahuan SADARI. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan dengan metode experiential learning berpengaruh terhadap pengetahuan SADARI siswi. Mayoritas pengetahuan siswi meningkat dari pengetahuan cukup menjadi pengetahuan baik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 04:56 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 04:56 |
| URI: | http://repo.uds.ac.id/id/eprint/2725 |
