HUBUNGAN SELF ACCEPTANCE DENGAN RESILIENSI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RS BHALADIKA HUSADA JEMBER

Pamula, Gusnna Nensy Nafa (2026) HUBUNGAN SELF ACCEPTANCE DENGAN RESILIENSI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RS BHALADIKA HUSADA JEMBER. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Gusnna.pdf] Text
Abstrak Gusnna.pdf

Download (171kB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan penyakit kronis yang memerlukan penanganan jangka panjang, salah satunya kemoterapi. Proses kemoterapi tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berdampak psikologis, seperti perubahan penerimaan diri dan kemampuan individu dalam menghadapi tekanan. Self acceptance dan resiliensi merupakan faktor psikologis penting yang berperan dalam kemampuan pasien untuk beradaptasi, bertahan, dan menjalani pengobatan secara optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Self acceptance dengan resiliensi pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 61 responden pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi, dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling menggunakan metode consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner Self Acceptance dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self acceptance tinggi sebanyak 52 orang (85,2%) dan resiliensi baik sebanyak 52 orang (85,2%) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara self acceptance dengan resiliensi pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Temuan ini memungkinkan bahwa pasien yang mampu menerima kondisi penyakitnya secara realistis termasuk perubahan fisik dan dampak emosional yang dialami, memiliki harapan positif, serta mampu mengelola emosi dan stres secara positif,
menunjukkan kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan akibat proses pengobatan. Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai p = 0,000 (p ≤ 0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self acceptance dengan resiliensi. Nilai contingency coefficient sebesar 1,000 menunjukkan bahwa kekuatan hubungan berada pada kategori sangat kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara self acceptance dengan resiliensi pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Self acceptance yang lebih tinggi cenderung berkaitan dengan tingkat resiliensi yang lebih baik pada pasien. Saran: Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan intervensi psikologis yang berfokus pada peningkatan self acceptance guna meningkatkan resiliensi pasien kanker payudara selama menjalani kemoterapi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 04 Mar 2026 06:47
Last Modified: 04 Mar 2026 06:47
URI: http://repo.uds.ac.id:443/id/eprint/2766

Actions (login required)

View Item
View Item