KOMBINASI TERAPI RELAKSASI BENSON DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI AKUT IBU POST SECTIO CAESAREA DI RUANG LILY RS BHAYANGAKARA BONDOWOSO

Atikawati, Weny (2026) KOMBINASI TERAPI RELAKSASI BENSON DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI AKUT IBU POST SECTIO CAESAREA DI RUANG LILY RS BHAYANGAKARA BONDOWOSO. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.

[thumbnail of Abstrak Weny.pdf] Text
Abstrak Weny.pdf

Download (424kB)

Abstract

Pendahuluan : Tindakan operasi SC dapat menyebabkan nyeri serta mengubah kontinuitas jaringan akibat pembedahan. Terapi non farmakologis untuk menurunkan nyeri ibu pasca melahirkan salah satunya adalah aromaterapi bunga lavender dan terapi benson. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh terapi inhalasi aroma lavender dan teknik relaksasi benson terhadap pengurangan intensitas nyeri akut pada ibu setelah menjalani sectio caesarea. Metode : Metode karya tulis ilmiah ini menggunakan case study dengan pendekatan proses asuhan keperawatan, yang melibatkan tiga responden ibu post sectio caesarea, yang memilki diagnosis keperawatan nyeri akut. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi skala penilaian numeric, serta standar operasional prosedur (SOP) untuk aromaterapi lavender dan terapi relaksasi benson.. Hasil : Pemberian intervensi ini dilaksanakan post 6 jam dari pemberian analgesic dan didapatkan bahwa terjadi penurunan skala nyeri kedua responden sebelum dan sesudah intervensi, yaitu Ny.A mengalami penurunan skala nyeri dari 7 (berat) menjadi 0 (tidak nyeri), Ny.S mengalami penurunan dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi 1 (nyeri ringan), sedangkan Ny X mengalami penurunan dari skala 5 (sedang) menjadi 0 (tidak nyeri), dengan rata- rata penurunan skala nyeri 1,8 setiap harinya. Diskusi : Aromaterapi lavender memiliki dampak yang signifikan dalam mengurangi rasa nyeri, ketika aromaterapi dihirup akan masuk dalam sistem limbik dan otal. Sistem limbik berperan sebagai pusat yang mengatur berbagai emosi seperti nyeri. Teknik mengurangi stress, menurunkan tekanan darah, merelaksasikan tubuh hal ini terjadi karena saat melakukan teknik relaksasi benson tubuh akan menurunkan kadar kortisol dalam tubuh yang merupakan hormon stress yang berkontribusi besar dalam perubahan tekanan darah dan stress. Saran : Pemberian intervensi ini dapat diadopsi oleh tenaga kesehatan kepada pasien dengan nyeri akut.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 07 Apr 2026 03:03
Last Modified: 07 Apr 2026 03:03
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/2775

Actions (login required)

View Item
View Item