PERBANDINGAN SELF-EFFICACY REMAJA DALAM PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI BERDASARKAN GENDER SETELAH DILAKUKAN INTERVENSI HEALTH COACHING

Sari, Sofiana Kurnia (2026) PERBANDINGAN SELF-EFFICACY REMAJA DALAM PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI BERDASARKAN GENDER SETELAH DILAKUKAN INTERVENSI HEALTH COACHING. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Sofiana.pdf] Text
Abstrak Sofiana.pdf

Download (348kB)

Abstract

Latar belakang: Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada remaja adalah self-efficacy yang rendah, yaitu keyakinan remaja terhadap kemampuannya dalam menghindari perilaku kesehatan reproduksi yang berisiko. Gender merupakan salah satu faktor penentu self-efficacy remaja dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang dapat meningkatkan self-efficacy remaja yakni melalui metode health coaching sebagai pendampingan untuk meningkatkan kesadaran motivasi dan kemampuan dalam menerapkan perilaku kesehatan reproduksi.
Tujuan: Tujuan penelitian ini yakni menganalisis perbedaan self-efficacy remaja dalam perilaku kesehatan reproduksi berdasarkan gender setelah diberikan intervensi health coaching.
Metode: Desain penelitian menggunakan penelitian kuantitatif, quasi-experimental dengan pendekatan two-group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah remaja sekolah menengah pertama, dengan sampel 36 responden yang dipilih melalui proses skrining berdasarkan kategori self-efficacy rendah-sedang. Instrumen digunakan berupa kuesioner yang terdiri dari 20 pertanyaan.
Hasil: Self-efficacy remaja dalam perilaku kesehatan reproduksi sebelum diberikan intervensi health coaching pada gender laki-laki dan perempuan mayoritas berada pada kategori sedang 88,9% dan rendah sebesar 11,1%. Setelah diberikan intervensi responden berada pada kategori tinggi sebesar 100%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai sig. 0.000 < 0.05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan intervensi health coaching terhadap peningkatan self-efficacy remaja. Namun, hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai sig. 0.271 > 0.05, sehingga tidak terdapat perbedaan antara gender laki-laki dan perempuan setelah diberikan intervensi health coaching.
Diskusi: Kegiatan health coaching diharapkan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh sekolah untuk meningkatkan self-efficacy remaja laki-laki dan perempuan dalam perilaku kesehatan reproduksi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 09 Apr 2026 03:00
Last Modified: 09 Apr 2026 03:00
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/2779

Actions (login required)

View Item
View Item