Rezal, Dwi Bagus Zaenurrohman (2026) HUBUNGAN BURNOUT AKADEMIK DENGAN PERILAKU SELF-HARM PADA MAHASISWA KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS dr. SOEBANDI. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Bagus.pdf
Download (347kB)
Abstract
Latar Belakang: Tuntutan akademik dan praktik klinik yang tinggi pada mahasiswa keperawatan dapat memicu Burnout akademik berupa kelelahan emosional dan gangguan regulasi emosi yang memicu peningkatan risiko perilaku koping maladaptif seperti self-harm. Survei nasional YouGov mencatat 36% masyarakat Indonesia pernah melakukan self-harm dan 7% di antaranya usia muda, sementara studi pendahuluan di Universitas dr. Soebandi menunjukkan 80% dari 10 mahasiswa pernah melakukan self-harm saat stres akademik, yang mengindikasikan peran Burnout akademik. Metode: Dalam penelitian ini, digunakan desain cross-sectional dengan fokus pada hubungan antarvariabel. Populasi berjumlah 203 mahasiswa keperawatan Universitas dr. Soebandi semester 5, sampel berjumlah 135 responden diambil menggunakan rumus slovin dipilih dengan proportionate Stratified random sampling. Analisis dilakukan dengan uji spearmen’s rho. Hasil: Responden sebagian besar berada pada tingkat Burnout akademik sedang (51,9%) dan perilaku self-harm rendah (41,5%). Hasil uji spearmen’s rho menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05) dan koefisien korelasi r=0,371 menandakan ada signifikansi hubungan positif dengan kekuatan rendah antara Burnout akademik dengan perilaku self-harm pada mahasiswa. Kesimpulan: Burnout akademik dan perilaku self-harm pada mahasiswa menunjukkan keterkaitan yang signifikan. Peningkatan tingkat Burnout diikuti oleh meningkatnya kecenderungan self-harm, meskipun dengan kekuatan hubungan yang rendah. Temuan ini menegaskan bahwa kelelahan akademik berpotensi menjadi faktor yang memengaruhi munculnya perilaku self-harm, namun bukan sebagai determinan utama karena fenomena tersebut bersifat multifaktorial. Saran: Institusi pendidikan perlu memberikan edukasi dan layanan dukungan terkait Burnout akademik dan self-harm serta mengoptimalkan peran DPA. Mahasiswa perlu meningkatkan kesadaran kesehatan mental dengan menerapkan koping adaptif dan manajemen waktu yang baik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 04:00 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 04:00 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/2813 |
