HUBUNGAN MOTIVASI DAN SELF-EFFICACY DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SILO 2

Munawaroh, Faiqotul (2026) HUBUNGAN MOTIVASI DAN SELF-EFFICACY DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SILO 2. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Faiqotul Munawaroh.pdf] Text
Abstrak Faiqotul Munawaroh.pdf

Download (224kB)

Abstract

Latar Belakang: Ketaatan terhadap pengobatan merupakan komponen penting dalam mempertahankan kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus (DM). Ketidakpatuhan dapat berpotensi meningkatkan risiko komplikasi kronis. Menurut teoritis, perilaku kepatuhan dipengaruhi oleh faktor internal, terutama motivasi dan self-efficacy.Tujuan: Penelitian ini dilakukan guna menganalisis hubungan antara motivasi dan self-efficacy dengan kepatuhan pengobatan pada penderita DM di Puskesmas Silo 2. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, desain observasional analitik yang menerapkan rancangan cross-sectional. Sampel terdiri atas 134 penderita DM, teknik simple random sampling digunakan dalam pemilihan sampel penelitian. Selanjutnya, data dikumpulkan melalui kuesioner motivasi (TSRQ), self-efficacy yang diukur dengan (DMSES), serta kepatuhan pengobatan menggunakan (MMAS-8). Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil:Mayoritas responden memiliki motivasi kategori cukup (47,8%), self-efficacy kategori kurang (47,8%), dan kepatuhan pengobatan kategori rendah (55,2%). Uji korelasi Spearman mengindikasikan terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dengan kepatuhan pengobatan r = 0,748 dengan nilai P<0,05, serta terdapat hubungan yang bermakna antara self-efficacy dengan kepatuhan pengobatan r = 0,888 dengan kekuatan hubungan sangat kuat dengan nilai p<0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dan self-efficacy dengan kepatuhan pengobatan pada penderita Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Silo 2. Self-efficacy berperan sebagai faktor yang mendominasi dibandingkan motivasi dalam memengaruhi kepatuhan pengobatan. Semakin tinggi motivasi dan self-efficacy pasien, semakin optimal tingkat kepatuhan pengobatannya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 12 Jun 2026 03:38
Last Modified: 12 Jun 2026 03:38
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/2848

Actions (login required)

View Item
View Item