Khoir, Shinta Sabilal (2026) INOVASI FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES SIRUP EKSTRAK DAUN KITOLOD SECARA IN SILICO DENGAN MENGGUNAKAN RESEPTOR AMPK DAN SUR1. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Shinta Sabilal Khoir.pdf
Download (260kB)
Abstract
LATAR BELAKANG:
Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik dengan
prevalensi yang terus meningkat di seluruh dunia. Penggunaan obat antidiabetes oral seperti metformin
dan glibenklamid dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif
pengobatan berbahan alam. Daun kitolod ( Hippobroma longiflora ) diketahui mengandung berbagai
metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antidiabetes. Pengembangan ekstrak daun ki tolod dalam
bentuk sediaan sirup diharapkan dapat meningkatkan kemudahan penggunaan sekaligus
mempertahankan aktivitas biologisnya.
TUJUAN:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antidiabetes senyawa aktif daun kitolod
secara in silico menggunakan reseptor AMPK dan SUR1, serta memformulasikan ekstrak daun kitolod
menjadi sediaan sirup dan mengevaluasi karakteristik fisiknya.
METODE:
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang diawali dengan
ekstraksi daun kitolod menggunakan metode maserasi dengan etanol 70%. Analisis in silico dilakukan
menggunakan metode molecular docking terhadap reseptor AMPK (PDB ID: 3AQV) dan SUR1 (PDB
ID: 6PZA), dilanjutkan dengan prediksi Lipinski's Rule of Five dan ADMET. Ekstrak kemudian
diformulasikan menjadi tiga formula sirup dengan konsentrasi ekstrak 7,5% (F1), 15% (F2), dan 30%
(F3). Seluruh formula dievaluasi meliputi uji organoleptis, homogenitas, kejernihan, pH, viskositas, dan
waktu tuang.
HASIL:
Hasil molecular docking menunjuk kan bahwa senyawa 1,2 Didehydromiltirone memiliki
afinitas terbaik terhadap reseptor AMPK dengan nilai binding energy sebesar 9,05 kcal/mol dan Ki
230,91 nM , sedangkan senyawa mefenamate menunjukkan afinitas terbaik terhadap reseptor SUR1
dengan nilai binding energy sebesar 7,58 kcal/mol dan Ki 2,77 μ M . Sebagian besar senyawa memenuhi
kriteria Lipinski dan menunjukkan profil ADMET yang baik. Seluruh formula sirup memenuhi
parameter organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, dan waktu tuang, namun belum memenuhi
parameter kejernihan.
KESIMPULAN:
Daun kitolod ( Hippobroma longiflora ) berpotensi sebagai kandidat antidiabetes
berdasarkan hasil in silico menggunakan reseptor AMPK dan SUR1. Ekstrak daun kitolod berhasil
diformulasikan menjadi sediaan sirup, dengan Formula F2 (15%) sebagai formula terbaik berdasarkan
evaluasi fisik, meskipun masih diperlukan optimasi untuk meningkatkan kejernihan sediaan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:48 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:48 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/2961 |
