Ningrum, Kartika Yuni Catur (2026) HUBUNGAN STRESS HOSPITALISASI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI PARARATON RS BHAYANGKARA LUMAJANG. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Karti.pdf
Download (355kB)
Abstract
Latar Belakang : Perawatan di rumah sakit (hospitalisasi) merupakan pengalaman traumatis bagi anak prasekolah yang memicu krisis emosional akibat lingkungan baru, perpisahan dengan orang tua, serta prosedur medis yang menyakitkan. Kondisi stres ini berkontribusi langsung terhadap timbulnya kecemasan, yang jika tidak segera ditangani berisiko mengganggu perkembangan kognitif, bahasa, dan merusak ikatan emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres hospitalisasi dengan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah di Ruang Pararaton RS Bhayangkara Lumajang. Tujuan : untuk mengetahui Hubungan Stress Hospitalisasi Dengan Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Pararaton Rs Bhayangkara Lumajang.
Metode: Jenis penelitian kuantitatif korelasional ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan jumlah 30 responden anak prasekolah (usia 3–6 tahun). Pengumpulan data menggunakan kuesioner stres hospitalisasi (modifikasi) dan kuesioner kecemasan anak (CSAS-C). Data kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas anak mengalami stres hospitalisasi kategori sedang sebanyak 17 anak (56,7%). Tingkat kecemasan anak didominasi oleh kategori cemas ringan sebanyak 15 anak (50,0%) dan cemas sedang sebanyak 6 anak (20,0%). Berdasarkan uji bivariat Spearman Rank, diperoleh nilai signifikansi p-value = 0,006 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,494.
Pembahasan: Terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan sedang dan arah positif antara stres hospitalisasi dengan tingkat kecemasan anak prasekolah. Semakin berat stres hospitalisasi yang dialami pasien anak akibat keterbatasan eksplorasi dan rasa asing terhadap lingkungan medis, maka semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang mereka tunjukkan. Tenaga keperawatan disarankan untuk mengoptimalkan pendekatan atraumatik (atraumatic care) seperti terapi bermain guna mereduksi stresor rumah sakit.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 02:35 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 02:35 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/2985 |
