HUBUNGAN DERAJAT FATIGUE DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT TK III BALADHIKA HUSADA JEMBER

Anggraeny, Nindy Dwi Yuni (2026) HUBUNGAN DERAJAT FATIGUE DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT TK III BALADHIKA HUSADA JEMBER. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstak Nindy.pdf] Text
Abstak Nindy.pdf

Download (278kB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan keganasan dengan prevalensi tertinggi pada wanita.
Salah satu tindakan yang dilakukan untuk mengobati kanker payudara dilakukan tindakan
kemoterapi. Efek samping kemoterapi pada pasien kaknker payudara dapat berupa Cancer-Related
Fatigue (CRF) yang dapat melumpuhkan kapasitas fungsional, memicu distress psikososial, dan
menurunkan kualitas hidup (Quality of Life/QoL) pasien secara radikal. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan derajat fatigue dengan kualitas hidup pasien kanker payudara di Rumah Sakit
Tk III Baladhika Husada Jember.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan crosssectional.
Populasi penelitian mencakup seluruh pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di ruang
tersebut dengan estimasi sebanyak 50 pasien, lalu diperoleh sampel sebanyak 44 responden yang ditentukan
melalui rumus Slovin dan dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner Brief Fatigue Inventory (BFI) dan Assessment of Quality of Life-4D (AQoL-
4D). Analisis data menggunakan uji statistik korelasi Rank Spearman.
Hasil: Pengumpulan dan analisis data dalam penelitian ini menghasilkan beberapa temuan utama mengenai
kondisi responden. Responden mengalami fatigue sedang sebanyak 22 orang (50,0%) dan fatigue berat
sebanyak 14 orang (31,8%). Responden memiliki kualitas hidup kategori sedang sebanyak 24 orang (54,5%)
dan kategori buruk sebanyak 9 orang (20.5%). Hasil uji Rank Spearman menghasilkan nilai p-value sebesar
0,001 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,631 (r = 0,631), yang menunjukkan adanya hubungan
signifikan berarah positif kuat antara derajat fatigue dengan kualitas hidup pasien.
Pembahasan: Eskalasi derajat fatigue secara linear menurunkan kapasitas fungsional dan membatasi
peran sosial pasien, sehingga secara progresif memperburuk kualitas hidup. Sehingga semakin berat
derajat fatigue pasien maka semakin buruk kualitas hidupnya. Tanda dan gejala yang paling dominan
dirasakan oleh pasien dengan derajat fatigue tinggi meliputi rasa lelah fisik yang berkepanjangan, kelemahan
otot, serta penurunan konsentrasi saat beraktivitas. Sebagai solusi pengendalian fatigue, intervensi keperawatan
onkologi perlu mengintegrasikan manajemen energi non-farmakologis seperti aktivitas fisik ringan (aerobic
exercise), latihan relaksasi/pernapasan, konseling psikososial, serta pengaturan pola tidur dan nutrisi yang
optimal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 06 Aug 2026 05:42
Last Modified: 06 Aug 2026 05:42
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3046

Actions (login required)

View Item
View Item