PENERAPAN BALL GRIP THERAPY TERHADAP PERUBAHAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE INFARK DI RUANG MELATI ATAS RSD dr. SOEBANDI JEMBER

Zainiyah, Putri Nur (2026) PENERAPAN BALL GRIP THERAPY TERHADAP PERUBAHAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE INFARK DI RUANG MELATI ATAS RSD dr. SOEBANDI JEMBER. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.

[thumbnail of Abstrak Putri NZ.pdf] Text
Abstrak Putri NZ.pdf

Download (271kB)

Abstract

Latar belakang : Stroke infark merupakan penyakit neurologis akibat sumbatan pembuluh darah otak yang menyebabkan terganggunya aliran darah dan oksigen ke otak sehingga menimbulkan gangguan motorik, sensorik, dan kognitif. Stroke menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia. Di Indonesia prevalensi stroke mencapai 8,3% dan di Jawa Timur sebesar 8,4%. Salah satu masalah yang sering terjadi pada pasien stroke infark adalah penurunan kekuatan otot atau hemiparesis yang menyebabkan keterbatasan aktivitas sehari-hari. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan adalah ball grip therapy, yaitu latihan menggenggam bola karet elastis untuk meningkatkan kekuatan otot dan koordinasi gerak tangan pasien stroke. Metode : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus yang dilakukan di Ruang Melati Atas RSD dr. Soebandi Jember. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Subjek penelitian adalah 1 pasien stroke infark dengan penurunan kekuatan otot ekstremitas atas. Intervensi ball grip therapy dilakukan selama 3 hari berturut-turut sebanyak 3 kali sehari dengan durasi latihan 10–15 menit. Data dianalisis secara naratif dan dibandingkan dengan teori yang ada. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan ball grip therapy selama 3 hari terjadi peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke infark. Pasien mengalami peningkatan kemampuan menggenggam dan pergerakan jari tangan menjadi lebih baik dibandingkan sebelum terapi dilakukan. Kesimpulan : Penerapan ball grip therapy efektif membantu meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke infark dan dapat dijadikan salah satu intervensi nonfarmakologis dalam rehabilitasi pasien stroke. Saran : Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengkombinasikan ball grip therapy dengan terapi rehabilitasi lain agar hasil peningkatan kemampuan motorik pasien stroke infark menjadi lebih optimal.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 10 Aug 2026 05:54
Last Modified: 10 Aug 2026 05:54
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3065

Actions (login required)

View Item
View Item