Filzah, Arinah (2026) PENGARUH PEMBERIAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA KADAR HEMOGLOBIN DAN JUMLAH TROMBOSIT SEBELUM DAN SESUDAH PENGOBATAN FASE INTENSIF. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Arin.pdf
Download (275kB)
Abstract
Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan dapat ditularkan melalui udara. Penyakit ini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia sehingga diperlukan terapi yang efektif untuk mengeradikasi bakteri penyebabnya. Pemberian obat antituberkulosis (OAT) merupakan salah satu upaya utama dalam pengobatan TB dan pencegahan penularan. Pengobatan TB umumnya berlangsung selama enam bulan yang terdiri atas fase intensif selama dua bulan dan fase lanjutan selama empat bulan. Meskipun OAT pada umumnya dapat ditoleransi dengan baik, penggunaan obat tersebut berpotensi menimbulkan efek samping, termasuk gangguan pada sistem hematologi yang dapat memengaruhi kadar hemoglobin dan jumlah trombosit.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian OAT terhadap kadar hemoglobin dan jumlah trombosit sebelum dan sesudah menjalani pengobatan fase intensif selama dua bulan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Experimental One Group Pre-Post Test. Sampel penelitian berjumlah 31 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Kriteria inklusi meliputi pasien TB sensitif OAT yang terdiagnosis berdasarkan pemeriksaan molekuler maupun klinis, menjalani pengobatan OAT secara teratur selama fase intensif, serta bersedia menjadi responden dengan menyetujui informed consent. Pengambilan data dilakukan melalui pemeriksaan sampel darah vena sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah pasien menyelesaikan pengobatan OAT fase intensif. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired T-Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kadar hemoglobin dan jumlah trombosit sebelum dan sesudah pemberian OAT fase intensif. Hasil uji Paired T-Test menunjukkan nilai p = 0,038 pada kadar hemoglobin dan p = 0,000 pada jumlah trombosit (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian OAT fase intensif terhadap kadar hemoglobin dan jumlah trombosit pasien TB sebelum dan sesudah pengobatan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 02:51 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 02:51 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3134 |
