PENGGUNAAN VIRGIN COCONUT OIL SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI XILOL PROSES DEPARAFINISASI PADA PEWARNAAN HEMATOKSILIN EOSIN SEDIAAN TUMOR PAYUDARA

Pratama, Edo Putra (2026) PENGGUNAAN VIRGIN COCONUT OIL SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI XILOL PROSES DEPARAFINISASI PADA PEWARNAAN HEMATOKSILIN EOSIN SEDIAAN TUMOR PAYUDARA. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Edo Putra Pratama.pdf] Text
Abstrak Edo Putra Pratama.pdf

Download (673kB)

Abstract

Deparafinisasi merupakan tahap penting dalam proses pewarnaan Hematoksilin-
Eosin (H&E) pada pemeriksaan histopatologi. Proses ini umumnya menggunakan
xilol untuk melarutkan parafin, namun diketahui bersifat neurotoksik sehingga
dibutuhkan bahan pengganti yang memiliki tingkat keamanan lebih tinggi.
Penelitian ini dilakukan untuk menilai Virgin coconut oil sebagai bahan alternatif
pengganti xilol pada proses deparafinisasi preparat histopatologi tumor payudara.
Penelitian ini termasuk eksperimen laboratorium dengan rancangan post-test only
control group yang menerapkan pengukuran berulang. Sampel terdiri dari 12 blok
parafin jaringan tumor payudara, masing-masing berasal dari Fibroadenoma
mammae dan Invasive Ductal Carcinoma Not Otherwise Specified, masing-masing
6 blok parafin. Setiap blok dipotong menjadi 4 sediaan kemudian dikelompokkan
menjadi empat kelompok perlakuan, yaitu kontrol menggunakan xilol (3×5 menit)
serta perlakuan menggunakan VCO dengan variasi waktu masing-masing selama 5
menit dengan pengulangan 1, 2, dan 3 kali. Penilaian kualitas dilakukan
berdasarkan lima parameter, yaitu pewarnaan inti, pewarnaan sitoplasma,
morfologi sel, kejernihan, dan keseragaman, yang kemudian dijumlahkan menjadi
skor total. Data dianalisis dengan uji Friedman, kemudian dilanjutkan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok xilol dan VCO 3×5 menit memiliki
kualitas pewarnaan terbaik (median 15), sedangkan VCO 1×5 menit menunjukkan
kualitas terendah (median 10; minimum 0). Uji Friedman menunjukkan bahwa
terdapat perbedaan yang bermakna di antara kelompok (p < 0,001), dan uji
Wilcoxon menunjukkan bahwa VCO 3×5 menit tidak berbeda signifikan dengan
xilol. Dari hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa Virgin coconut oil
efektif sebagai alternatif pengganti xilol dalam proses deparafinisasi, dengan waktu
penggunaan yang memadai sebagai faktor penentu kualitas pewarnaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:45
Last Modified: 24 Aug 2026 03:45
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3139

Actions (login required)

View Item
View Item