EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus Sabdariffa L) SEBAGAI PENURUNAN KADAR KREATININ PADA TIKUS PUTIH YANG DI INDUKSI GENTAMISIN

Rahman, Ayu Putri (2026) EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus Sabdariffa L) SEBAGAI PENURUNAN KADAR KREATININ PADA TIKUS PUTIH YANG DI INDUKSI GENTAMISIN. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Putri Rah.pdf] Text
Abstrak Putri Rah.pdf

Download (354kB)

Abstract

Ginjal merupakan organ vital yang berperan dalam proses filtrasi dan
ekskresi zat sisa metabolisme seperti kreatinin. Peningkatan kadar
kreatinin dalam darah menjadi indikator adanya gangguan fungsi
ginjal. Penyebab kerusakan ginjal adalah penggunaan obat nefrotoksik
seperti gentamisin yang dapat meningkatkan produksi reactive oxygen
species (ROS) dan menyebabkan kerusakan sel ginjal. Pemanfaatan
bahan alami seperti bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L) yang
mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid dan antosianin
diduga dapat memberikan efek nefroprotektif dan membantu
menurunkan kadar kreatinin. Tujuan penelitian ini untuk Untuk
mengetahui efektivitas ekstrak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L)
dalam menurunkan kadar kreatinin pada tikus putih (Rattus norvegicus)
yang diinduksi gentamisin. Desain penelitian menggunakan metode
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 25 tikus jantan
yang di induksi gentamisin dosis 80 mg/kgBB secara Intraperitoneal.
Dosis ekstrak 100mg/kgBB, 200mg/kgBB, 400mg/kgBB. Pembacaan
kadar kreatinin dengan metode fotometer panjang gelombang 340 nm
dan di analisis data menggunakan One Way ANOVA. Diperoleh hasil
analisis statistik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal
berdasarkan uji Shapiro–Wilk (p > 0,05) dan memiliki varians yang
homogen berdasarkan uji Levene (p> 0,05). Analisis menggunakan
One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna
antar kelompok perlakuan (p < 0,001). Kesimpulan penelitian
didapatkan ekstrak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) memiliki
efek nefroprotektif terhadap tikus putih jantan (Rattus norvegicus)
yang diinduksi gentamisin, ditunjukkan oleh penurunan kadar kreatinin
dibandingkan kelompok kontrol positif. Dosis 400 mg/kgBB
merupakan dosis yang paling efektif dalam menurunkan kadar
kreatinin.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:59
Last Modified: 24 Aug 2026 03:59
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3141

Actions (login required)

View Item
View Item