Rukwaningsih, Rukwaningsih (2026) ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC) PADA NY. “H” DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEDOKOMBO JEMBER TAHUN 2026. Other. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.
Sinopsis Rukwaningsih.pdf
Download (446kB)
Abstract
Latar Belakang: Asuhan kebidanan continuity of care merupakan pelayanan kebidanan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana. Pendekatan ini mengutamakan kesinambungan hubungan antara bidan dan klien agar kondisi kesehatan ibu dan bayi dapat dipantau secara menyeluruh. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan secara Continuity of Care kepada Ny. H secara berkesinambungan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga neonatus guna menjaga kesehatan ibu dan bayi serta membantu menentukan metode kontrasepsi yang sesuai selama masa menyusui. Metode: Manajemen pendekatan SOAP pada Ny. H melalui kunjungan kehamilan TM III usia kehamilan 36 minggu, persalinan, masa nifas dan menyusui, perawatan neonatus dan KB. Hasil: Kehamilan Ny. H termasuk kategori KRT (Kehamilan Risiko Tinggi) dikarenakan jarak usia hamil >10 tahun. Selama kehamilan tidak ditemukan komplikasi sehingga kehamilan dapat dipantau secara optimal melalui antenatal care. Persalinan berlangsung spontan pada 3 Maret 2026 di Puskesmas Ledokombo Jember tanpa robekan jalan lahir. Bayi lahir pukul 03.40 WIB, menangis spontan dengan BB 2.400 gr (BBLR) dan IMD berhasil. Kunjungan pada neonatus dilakukan sebanyak 3 kali yang menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan bayi sehat dan normal tanpa komplikasi. Masa nifas dilakukan sebanyak 4 kali kunjungan yang menunjukkan bahwa involusi uterus normal, pengeluaran ASI lancer dan tidak ada masalah selama masa nifas. Pada konseling KB, Ny. H memilih menggunakan suntik KB 3 bulan yang aman untuk menyusui. Kesimpulan: Ibu diharapkan terus memantau kesehatan diri dan bayi melalui kunjungan rutin, menjaga pola makan sehat, memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan, dan melakukan kontrol KB sesuai jadwal setiap 12 minggu. Tenaga kesehatan diharapkan mempertahankan pelaksanaan asuhan kebidanan Continuity of Care untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, khususnya di wilayah dengan risiko tinggi seperti Kabupaten Jember.
| Item Type: | Monograph (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 06:54 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 06:54 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3150 |
