Sastri, Nita Deny (2026) HUBUNGAN KURANG ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH PUSKESMAS JELBUK. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Nita.pdf
Download (208kB)
Abstract
Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah masalah diet yang dialami ibu hamil. Seorang wanita dikatakan mengalami KEK jika lingkar lengan atasnya kurang dari 23,5 cm selama kehamilan. Berat badan lahir rendah (BBLR) dikaitkan dengan risiko komplikasi kehamilan yang lebih tinggi (35–75%) dan angka kematian bayi (40%) di daerah berpenghasilan rendah. Tujuan kami dalam melakukan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi korelasi antara prevalensi BBLR dan KEK di antara ibu hamil yang tinggal di sekitar Puskesmas Jelbuk. Strategi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif berdasarkan studi potong lintang. Penelitian ini dilakukan pada Maret 2026 di Puskesmas Jelbuk. Kelompok penelitian terdiri dari 80 ibu hamil yang bayinya lahir dengan indeks berat badan lahir rendah. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 49 ibu hamil dengan KEK, 33,2% bayinya memiliki BBLR dan 36,8% tidak. Menurut data ini, sebagian besar wanita hamil dengan KEK mengalami BBLR. Sebaliknya, 8 anak (25,8%) dan 23 bayi (61,7%) dari 31 ibu hamil yang berisiko KEK tidak memiliki BBLR. Kejadian BBLR dan KEK berkorelasi signifikan; nilai p adalah 0,001 < 0,05. Diharapkan temuan penelitian ini akan berkontribusi pada pengetahuan tentang pentingnya energi kesehatan dalam mendidik masyarakat untuk menurunkan risiko BBLR yang disebabkan oleh KEK.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:06 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:06 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3151 |
