KORELASI PEMERIKSAAN RHEUMATOID FACTOR DAN ASAM URAT PADA PENYAKIT NYERI SENDI AKUT ATAU KRONIS PADA PETANI

Aisyah, Khairina Nuryanti (2026) KORELASI PEMERIKSAAN RHEUMATOID FACTOR DAN ASAM URAT PADA PENYAKIT NYERI SENDI AKUT ATAU KRONIS PADA PETANI. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Khairina Nuryanti Aisyah.pdf] Text
Abstrak Khairina Nuryanti Aisyah.pdf

Download (770kB)

Abstract

Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang dapat
menyebabkan peradangan dan nyeri pada persendian. Rheumatoid Factor (RF)
merupakan salah satu pemeriksaan laboratorium yang digunakan sebagai
penunjang diagnosis RA, sedangkan asam urat merupakan hasil akhir
metabolisme purin. Nyeri sendi akut maupun kronis merupakan keluhan yang
dapat ditemukan pada petani karena aktivitas fisik dan beban kerja yang dilakukan
secara berulang. Perbedaan mekanisme antara RF dan kadar asam urat
menyebabkan hubungan kedua parameter tersebut perlu diteliti. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pemeriksaan Rheumatoid Factor dan
kadar asam urat pada penyakit nyeri sendi akut atau kronis pada petani. Penelitian
ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel
penelitian berjumlah 31 responden petani. Pemeriksaan Rheumatoid Factor
dilakukan menggunakan metode latex, sedangkan pemeriksaan kadar asam urat
dilakukan menggunakan metode Point of Care Testing (POCT). Data yang
diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dengan tingkat kemaknaan
α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 responden (64,5%)
mengalami nyeri sendi akut dan 11 responden (35,5%) tidak mengalami nyeri
sendi akut, sedangkan sebanyak 11 responden (35,5%) mengalami nyeri sendi
kronis dan 20 responden (64,5%) tidak mengalami nyeri sendi kronis. Hasil
pemeriksaan Rheumatoid Factor menunjukkan sebanyak 7 responden (22,6%)
memiliki hasil positif dan 24 responden (77,4%) memiliki hasil negatif. Hasil
pemeriksaan kadar asam urat menunjukkan sebanyak 12 responden (38,7%)
mengalami hiperurisemia dan 19 responden (61,3%) tidak mengalami
hiperurisemia. Hasil uji korelasi Pearson antara Rheumatoid Factor dan kadar
asam urat diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,204 dengan nilai
signifikansi p = 0,270 (p > 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak
terdapat korelasi yang signifikan antara Rheumatoid Factor dan kadar asam urat
pada responden penelitian. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat
korelasi yang signifikan antara Rheumatoid Factor dan kadar asam urat pada
responden penelitian. Hal tersebut menunjukkan bahwa Rheumatoid Factor dan
kadar asam urat merupakan parameter yang dapat menggambarkan mekanisme
biologis yang berbeda.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 26 Aug 2026 02:59
Last Modified: 26 Aug 2026 02:59
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3154

Actions (login required)

View Item
View Item