Salsabila, Divana Naza (2026) HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DUSUN BONGKORAN BANYUWANGI. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Divana Naza Salsabila.pdf
Download (212kB)
Abstract
Latar Belakang: Penyakit diare tetap mendominasi morbiditas balita serta terikat kuat pada aspek sanitasi dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam lingkup rumah tangga. Defisit praktik tersebut memperbesar probabilitas transmisi agen patogen pencetus diare lewat konsumsi pangan, air, ataupun medium eksternal.
Tujuan: Menganalisis hubungan antara praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat rumah tangga dan prevalensi kasus diare balita di Dusun Bongkoran, Banyuwangi.
Metode: Studi ini menerapkan desain observasional analitik kuantitatif melalui kerangka potong lintang. Populasi riset mencakup 71 ibu berstatus memiliki balita di Posyandu Melati dan Posyandu Khantil, Dusun Bongkoran. Penentuan subjek memanfaatkan metode total sampling sehingga terkumpul 71 responden. Pengumpulan data memanfaatkan instrumen kuesioner praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat rumah tangga serta lembar pencatatan insiden diare balita. Pengolahan data mencakup analisis univariat serta bivariat memakai uji Chi-Square pada batas signifikansi lima persen.
Hasil: Mayoritas keluarga menunjukkan kategori praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat baik sejumlah 46 responden (64,8%), sementara kategori cukup mencakup 25 responden (35,2%). Sejumlah 50 balita (70,4%) menderita diare dan 21 balita (29,6%) terbebas dari diare. Luaran uji Chi-Square menghasilkan angka χ² = 3,415 bersama p-value = 0,065 (p>0,05), yang mengindikasikan ketiadaan korelasi bermakna antara praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat rumah tangga dan insiden diare balita.
Diskuci: Praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat rumah tangga berkorelasi secara signifikan dengan insiden diare balita. Penguatan praktik tersebut lewat penyuluhan kesehatan, penguatan kapasitas keluarga, serta fasilitasi tenaga kesehatan diyakini mampu meredam prevalensi diare pada balita.
Diskuci: Penerapan PHBS keluarga berhubungan secara signifikan dengan kejadian diare pada balita. Peningkatan penerapan PHBS melalui edukasi kesehatan, pemberdayaan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan diharapkan dapat menurunkan kejadian diare pada balita.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:30 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:30 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3187 |
