UJI BIOFUNGSI GETAH PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L.) SEBAGAI ALTERNATIF ENZIM PROTEINASE-K UNTUK ISOLASI DNA Staphylococcus aureus

Purwanti, Ananda Kamila Nurcahya (2026) UJI BIOFUNGSI GETAH PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L.) SEBAGAI ALTERNATIF ENZIM PROTEINASE-K UNTUK ISOLASI DNA Staphylococcus aureus. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Ananda Kamila Nurcahya Purwanti.pdf] Text
Abstrak Ananda Kamila Nurcahya Purwanti.pdf

Download (294kB)

Abstract

Isolasi DNA merupakan proses pemisahan DNA dari komponen sel lainnya untuk memperoleh DNA murni. Salah satu tahap utama isolasi DNA adalah lisis sel menggunakan enzim Proteinase-K yang berfungsi memecah protein yang berikatan dengan DNA sehingga DNA dapat dilepaskan. Namun, Proteinase-K memiliki keterbatasan seperti biaya yang relatif mahal dan ketersediaan yang terbatas. Oleh karena itu, enzim papain dapat digunakan sebagai alternatif karena memiliki aktivitas proteolitik yang mampu memecah protein menjadi peptida dan asam amino serta meningkatkan permeabilitas dinding sel bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas DNA genom S. aureus hasil isolasi menggunakan enzim papain dari getah pepaya lokal serta keberhasilan amplifikasinya dengan metode PCR. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan desain eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel berupa kultur bakteri S. aureus dan enzim papain dari getah pepaya lokal. DNA diisolasi menggunakan enzim papain sebagai pengganti Proteinase-K, kemudian diuji konsentrasi dan kemurniannya menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Kualitas DNA dianalisis melalui elektroforesis gel agarosa, dilanjutkan dengan amplifikasi menggunakan PCR dan visualisasi hasil amplifikasi melalui elektroforesis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan rata-rata kemurnian pada perlakuan papain maupun proteinase-K berkisar 1,03 ± 0,01 dan 1,03 ± 0,00, sedangkan rata-rata konsentrasi perlakuan papain maupun proteinase-K berkisar 196,25 ± 6,29 ng/μL dan 195 ± 0,00 ng/uL. Seluruh sampel menunjukkan pita DNA target berukuran 253 bp, menandakan bahwa papain efektif sebagai pengganti Proteinase-K. Hasil penelitian kemurnian DNA masih mengindikasikan adanya kontaminasi protein dan fenol, namun konsentrasi DNA yang diperoleh tergolong baik. Seluruh isolat bakteri S. aureus menghasilkan pita DNA berukuran 253 bp yang menunjukkan keberhasilan amplifikasi DNA.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 02 Sep 2026 03:41
Last Modified: 02 Sep 2026 03:41
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3205

Actions (login required)

View Item
View Item