Qomariyah, Lilis Marselatul (2026) HUBUNGAN BERMAIN GAME ONLINE MULTIPLAYER DENGAN INTERAKSI SOSIAL DI SMPN 02 TAMANAN BONDOWOSO. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Lilis.pdf
Download (496kB)
Abstract
Pendahuluan: Perkembangan teknologi dan internet telah meningkatkan popularitas game online multiplayer di kalangan remaja. Meskipun permainan ini dapat menjadi sarana komunikasi dan kerja sama, intensitas bermain yang tinggi juga dikhawatirkan memengaruhi interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara bermain game online multiplayer dengan interaksi sosial pada siswa SMPN 02 Tamanan Bondowoso. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 320 siswa, dengan sampel sebanyak 178 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner game online multiplayer dan kuesioner interaksi sosial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berjenis kelamin laki-laki (52,2%), berusia 13 tahun (51,1%), dan berasal dari kelas X (54,5%). Sebagian besar responden memiliki tingkat bermain game online multiplayer kategori sedang (47,2%) dan tingkat interaksi sosial kategori tinggi (73,6%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,045 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara bermain game online multiplayer dengan interaksi sosial. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,151 menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan korelasi sangat lemah. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara bermain game online multiplayer dengan interaksi sosial pada siswa SMPN 02 Tamanan Bondowoso. Meskipun demikian, kekuatan hubungan yang sangat lemah menunjukkan bahwa interaksi sosial tidak hanya dipengaruhi oleh intensitas bermain game, tetapi juga oleh faktor lain seperti lingkungan keluarga, teman sebaya, aktivitas sekolah, dan penggunaan media sosial. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan orang tua, guru, serta pengelolaan waktu bermain yang seimbang agar manfaat permainan dapat diperoleh tanpa mengganggu perkembangan interaksi sosial siswa.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 03:55 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 03:55 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3218 |
