PENGARUH AKTIVITAS SENSORY PLAY TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH DI KB DAN RA MIFTAHUL ULUM DESA WONOREJO BANYUPUTIH - SITUBONDO

Kristiana, Ita (2026) PENGARUH AKTIVITAS SENSORY PLAY TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH DI KB DAN RA MIFTAHUL ULUM DESA WONOREJO BANYUPUTIH - SITUBONDO. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Ita Kristiana.pdf] Text
Abstrak Ita Kristiana.pdf

Download (438kB)

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan fondasi krusial bagi anak prasekolah sebagai kesiapan kemampuan literasi dasar. Namun, fenomena keterlambatan perkembangan masih menjadi masalah global dan nasional yang signifikan. Realita di lapangan menunjukkan adanya ketidakselarasan antara tuntutan perkembangan tersebut dengan fenomena keterlambatan motorik halus, yang salah satunya dipicu oleh minimnya stimulasi dan pergeseran gaya hidup digital sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian stimulasi sensory play terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif Quasi-Experiment dengan desain Pre and Post with Control Group. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 40 anak prasekolah di wilayah Situbondo, yang dibagi rata ke dalam Kelompok Eksperimen (n=20) dan Kelompok Kontrol (n=20). Data kemampuan motorik halus dikategorikan menjadi skala ordinal (Penyimpangan, Meragukan, Sesuai). Mengingat data tidak berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk (p=0,000), analisis hipotesis menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann-Whitney U Test. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi (p=0,000; Z=-3,704), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (p=0,180; Z=-1,342). Lebih lanjut, uji perbandingan Mann-Whitney U membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,000), di mana kelompok eksperimen memiliki peringkat keberhasilan yang jauh lebih tinggi (Mean Rank = 27,30) dibandingkan kelompok kontrol (Mean Rank = 13,70). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa metode sensory play secara nyata efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia prasekolah dan disarankan sebagai panduan praktis bagi pendidik serta orang tua dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 04 Sep 2026 02:24
Last Modified: 04 Sep 2026 02:24
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3224

Actions (login required)

View Item
View Item