ANALISIS FAKTOR TINGGINYA KASUS ZERO DOSE IMUNISASI PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERJAMBE JEMBER

Mujiati, Mujiati (2026) ANALISIS FAKTOR TINGGINYA KASUS ZERO DOSE IMUNISASI PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERJAMBE JEMBER. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Muji.pdf] Text
Abstrak Muji.pdf

Download (449kB)

Abstract

Latar Belakang: Zero Dose merupakan kondisi bayi yang belum pernah menerima imunisasi dasar, khususnya dosis
pertama DPT-HB-Hib (DPT-1), sehingga berisiko mengalami Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).
Tingginya kasus Zero Dose menjadi tantangan dalam meningkatkan cakupan imunisasi. Kejadian Zero Dose dapat
dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, kepercayaan, akses pelayanan kesehatan, dan dukungan.keluarga Tujuan:
Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan serta faktor yang paling dominan memengaruhi kejadian Zero
Dose imunisasi pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember Tahun 2026.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi
penelitian sebanyak 297 ibu yang memiliki bayi sasaran imunisasi, dengan sampel 171 responden yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan
reliabilitasnya. Analisis meliputi univariat, uji Chi-Square, dan regresi logistik biner dengan α=0,05.
Hasil: Sebanyak 70,2% bayi berstatus Zero Dose. Analisis bivariat menunjukkan pengetahuan (OR=11,46; p<0,001),
sikap (OR=9,95; p<0,001), kepercayaan (OR=6,31; p<0,001), akses pelayanan kesehatan (OR=3,35; p=0,001), dan
dukungan keluarga (OR=15,55; p<0,001) berhubungan signifikan dengan kejadian Zero Dose. Analisis multivariat
menunjukkan sikap ibu (p=0,016) dan dukungan keluarga (p<0,001) berpengaruh signifikan, dengan dukungan
keluarga sebagai faktor paling dominan (Adjusted OR=0,018).
Kesimpulan: Pengetahuan, sikap, kepercayaan, akses pelayanan kesehatan, dan dukungan keluarga berhubungan
dengan kejadian Zero Dose. Dukungan keluarga merupakan faktor paling dominan. Saran: Puskesmas perlu
meningkatkan edukasi imunisasi, melibatkan suami dan keluarga dalam penyuluhan, serta memperkuat pelayanan
imunisasi aktif melalui kader dan kunjungan rumah untuk meningkatkan cakupan imunisasi secara merata.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 04 Sep 2026 03:28
Last Modified: 04 Sep 2026 03:28
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3226

Actions (login required)

View Item
View Item