Okvinaldi, Hilma Dewi Chania (2026) HUBUNGAN KONSUMSI MINUMAN MANIS DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASA TUBUH PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KESEHATAN PRODI KEPERAWATAN UNIVERSITAS DR. SOEBANDI. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Hilma Dewi Chania Okvinaldi.pdf
Download (293kB)
Abstract
Latar belakang: Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan indikator yang digunakan untuk menilai status gizi seseorang. Ketidaknormalan IMT, baik berupa berat badan kurang maupun berat badan berlebih (overweight dan obesitas), masih menjadi permasalahan kesehatan pada usia dewasa muda karena dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular. Perubahan pola hidup mahasiswa, seperti tingginya konsumsi minuman manis dan rendahnya aktivitas fisik, diduga berkontribusi terhadap terjadinya ketidaknormalan IMT akibat ketidakseimbangan antara asupan energi dan pengeluaran energi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi minuman manis dan aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas dr. Soebandi
Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 92 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner konsumsi minuman manis, kuesioner aktivitas fisik (PAL), serta pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan IMT. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman.
Hasil: Sebagian besar responden memiliki konsumsi minuman manis kategori jarang, aktivitas fisik kategori sedang, dan IMT kategori normal. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara konsumsi minuman manis dengan IMT (p=0,016) serta antara aktivitas fisik dengan IMT (p=0,002).
Analisa : Pengukuran tinggi badan dan berat badan dilakukan di tempat yang berbeda serta oleh pengukur yang berbeda-beda. Perbedaan tempat, alat, dan pengukur tersebut berpotensi menimbulkan bias pengukuran (measurement bias), sehingga hasil pengukuran yang diperoleh mungkin tidak sepenuhnya konsisten dan dapat memengaruhi ketepatan hasil penelitian dalam menggambarkan kondisi responden yang sebenarnya.
Diskusi: Hasil penelitian mendukung pentingnya pembatasan konsumsi minuman manis dan peningkatan aktivitas fisik sebagai upaya menjaga IMT normal pada mahasiswa, disertai pengendalian faktor risiko lain yang memengaruhi status gizi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 07:36 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 07:36 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3236 |
