HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DENGAN BERAT BADAN LAHIR (BBL) BAYI di RUANG BERSALIN RSUD dr. HARYOTO LUMAJANG

Khulaifah, Nining (2026) HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DENGAN BERAT BADAN LAHIR (BBL) BAYI di RUANG BERSALIN RSUD dr. HARYOTO LUMAJANG. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Ning Khulai.pdf] Text
Abstrak Ning Khulai.pdf

Download (347kB)

Abstract

Latar Belakang: Ketuban pecah dini (KPD) terjadi saat selaput ketuban robek sebelum proses persalinan dimulai atau ketika usia gestasi belum genap 37 minggu. Kondisi ini berisiko memicu beragam komplikasi pada bayi baru lahir, seperti prematuritas, respiratory distress syndrome, sepsis, fetal distress, hingga timbulnya berat badan lahir rendah (BBLR). Berat badan lahir sendiri menjadi tolok ukur krusial untuk memantau tumbuh kembang, kesehatan, serta kelangsungan hidup neonatus. Namun, temuan mengenai keterkaitan antara KPD dan BBLR masih menunjukkan hasil yang bervariasi di berbagai studi.
Tujuan: Menganalisis keterkaitan antara kejadian ketuban pecah dini (KPD) dan berat badan lahir (BBL) bayi di Ruang Bersalin RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Metode: Penelitian kuantitatif korelasional ini menerapkan pendekatan analitik retrospektif dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian mencakup seluruh rekam medis ibu bersalin yang mengalami KPD di RSUD dr. Haryoto Lumajang sepanjang tahun 2025, yaitu sebanyak 224 kasus. Menggunakan perhitungan rumus Slovin, diperoleh 69 data rekam medis yang memenuhi kriteria sebagai sampel.
Hasil: Temuan studi memperlihatkan bahwa pada kelompok KPD aterm, sebesar 10,2% bayi mengalami BBLR dan 89,9% tidak BBLR. Sementara itu, pada kelompok KPD preterm, sebanyak 80,0% bayi mengalami BBLR dan 20,0% sisanya tidak BBLR. Berdasarkan uji chi-square, diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (�<0,05), yang menandakan adanya hubungan signifikan antara ketuban pecah dini (KPD) dan berat badan lahir (BBL) bayi.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kondisi ketuban pecah dini (KPD) dengan berat badan lahir (BBL) bayi.
Saran: Bidan diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan dalam mengelola kasus pasien KPD, baik pada bayi dengan berat badan lahir rendah maupun normal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 07 Sep 2026 05:59
Last Modified: 07 Sep 2026 05:59
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3250

Actions (login required)

View Item
View Item