Megasari, Santi (2026) ANALISIS FAKTOR KEJADIAN B20 PADA IBU HAMIL DI KLINIK OBSTETRI DAN GYNEKOLOGI RSD dr. SOEBANDI JEMBER. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Santi Meg.pdf
Download (363kB)
Abstract
Latar Belakang: Human Immunodeficiency Virus (HIV) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat meningkatkan morbiditas maternal serta risiko penularan HIV dari ibu ke bayi. Berbagai faktor diduga berhubungan dengan kejadian HIV pada ibu hamil, antara lain pengetahuan, perilaku berisiko, akses pelayanan kesehatan, dan dukungan sosial. Identifikasi faktor-faktor tersebut diperlukan sebagai dasar dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV pada ibu hamil.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian B20 pada ibu hamil di Klinik Obstetri dan Ginekologi RSD dr. Soebandi Jember. Waktu Penelitian: 16 Juni-16 Juli 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional. Sampel penelitian di ambil dengan accidental Sumpling berjumlah 28 responden, terdiri atas kelompok kasus (ibu hamil dengan B20/HIV) dan kelompok kontrol (ibu hamil tanpa B20/HIV) yang dipilih menggunakan teknik Accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang meliputi variabel pengetahuan HIV/AIDS, perilaku berisiko, akses pelayanan kesehatan, dan dukungan sosial, sedangkan status HIV diperoleh dari rekam medis. Analisis biriat menggunakan uji Fisher's Exact dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan HIV/AIDS (p = 0,252; OR = 3,33), akses pelayanan kesehatan (p = 0,125; OR = 4,40), dan dukungan sosial (p = 1,000; OR = 1,75) dengan kejadian B20 pada ibu hamil. Sebaliknya, perilaku berisiko berhubungan secara signifikan dengan kejadian B20 (p = 0,001; OR = 30,00), yang menunjukkan bahwa ibu hamil dengan perilaku berisiko tinggi memiliki peluang sekitar 30 kali lebih besar mengalami B20 dibandingkan kelompok dengan perilaku berisiko rendah. Kesimpulan: Perilaku berisiko merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dan menjadi faktor dominan terhadap kejadian B20 pada
ibu hamil. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada perubahan perilaku melalui edukasi kesehatan reproduksi, konseling pasangan, peningkatan skrining HIV selama antenatal care, serta penguatan program Prevention of Mother-to-Child Transmission (PMTCT).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 07:10 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 07:10 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3255 |
