Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penyembuhan Luka Pada Pasien Pascaoperasi Sectio Caesarea Di RSUD dr. HARYOTO Kabupaten Lumajang

Rohmah, Atik Inayati (2026) Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penyembuhan Luka Pada Pasien Pascaoperasi Sectio Caesarea Di RSUD dr. HARYOTO Kabupaten Lumajang. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Atik.pdf] Text
Abstrak Atik.pdf

Download (311kB)

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi Sectio Caesarea (SC) di Indonesia mencapai 25,9% pada tahun 2023 dan berbanding lurus dengan fluktuasi Infeksi Luka Operasi (ILO). Pemulihan luka bersifat multifaktorial, melibatkan sirkulasi, kinetik fungsional, dan biomolekul. Tujuan: Menganalisis hubungan mobilisasi dini, status nutrisi (IMT), dan anemia terhadap penyembuhan luka operasi hari ke-3 pada pasien pasca-SC di RSUD dr. Haryoto Lumajang.. Metode: Penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 48 responden pasca-SC yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar mobilisasi dini, IMT, kadar Hb, serta skala REEDA, lalu dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dan Binary Logistic Regression (Regresi Logistik Biner) untuk analisis multivariat (α = 0,05). Hasil: Analisis bivariat menggambarkan adanya korelasi signifikan yang kuat dengan arah positif antara mobilisasi dini dengan penyembuhan luka (p < 0,05; rs = 0,708), hubungan signifikan dengan arah positif dan kekuatan lemah antara Status Nutrisi (IMT) dengan penyembuhan luka (p < 0,05; rs = 0,327), serta korelasi signifikan dengan arah positif dan kekuatan lemah antara status anemia dengan penyembuhan luka (p < 0,05; rs = 0,369). Hasil analisis multivariat memperlihatkan bahwa secara simultan ketiga variabel berperan sebesar 59,5% terhadap penyembuhan luka, di mana mobilisasi dini ditemukan sebagai variabel yang paling dominan berpengaruh (Sig. = 0,000; OR = 0,032). Kesimpulan: Mobilisasi dini secara empiris terbukti sebagai faktor paling dominan dalam meningkatkan proses pemulihan luka operasi primer terhadap pasien pascaoperasi SC, didukung oleh kontribusi simultan dari pemenuhan Status Nutrisi (IMT) dan ketiadaan kondisi anemia. Tenaga kesehatan disarankan mengoptimalkan asuhan kebidanan melalui pendampingan ambulasi dini yang terstruktur serta pengawasan ketat terhadap parameter hematologi dan nutrisi pasien pascabedah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 09 Sep 2026 06:22
Last Modified: 09 Sep 2026 06:22
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3278

Actions (login required)

View Item
View Item