Antika, Nabila Raehanun (2026) EFEK IMUNOMODULATOR KEFIRMILK TERSUBSTITUSI DAUN PEPAYA JEPANG (Cnidoscolus aconitifolius) TERHADAP LIMFOSIT PADA MENCIT TERINFEKSI Escherichia coli. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Nabil Rae.pdf
Download (650kB)
Abstract
Latar Belakang: Daun pepaya jepang (Cnidoscolus aconitifolius) mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai imunomodulator alami dalam meningkatkan respons sistem imun. Potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui kombinasi dengan kefir yang mengandung probiotik dan peptida bioaktif. Proses fermentasi menghasilkan asam organik yang menurunkan pH kefir sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti Escherichia coli. Selain itu, probiotik dalam kefir diketahui dapat membantu meningkatkan aktivitas sistem imun adaptif, khususnya limfosit sebagai sel utama dalam respons imun adaptif terhadap patogen.
Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian kefirmilk tersubstitusi daun pepaya jepang terhadap kadar limfosit pada mencit terinfeksi Escherichia coli.
Metode: Penelitian eksperimental in vivo menggunakan 30 mencit jantan yang dibagi menjadi enam kelompok yaitu kontrol sehat, kontrol negatif, kontrol positif, dan tiga kelompok perlakuan kefirmilk tersubstitusi daun pepaya jepang dengan dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB, dan 400 mg/kgBB. Parameter yang diamati yaitu kadar limfosit yang diambil dari darah jantung mencit menggunakan hematology analyzer dan di analisis menggunakan ANOVA.
Hasil: Daun pepapya jepang (Cnidoscolus aconitifolius) meningkatkan kadar limfosit pada dosis 100 mg/kgBB (70,46±9,833%) dan 200 mg/kgBB (71,94±9,505%) yang tidak berbeda makna dengan kontrol positif (72,54±10,60%) namun berbeda makna dengan kontrol negatif (31,5±3,146%) sedangkan pada dosis 400 mg/kgBB (50,2±8,911%) menunjukkan penurunan kadar limfosit namun berbeda makna dengan kontrol negatif (31,5±3,146%).
Kesimpulan: Kefirmilk tersubstitusi daun pepaya jepang (Cnidoscolus aconitifolius) berpotensi sebagai imunomodulator yang meningkatkan kadar limfosit yang terinfeksi Escherichia coli, pada dosis 100 mg/kgBB (70,46±9,833%) dan 200 mg/kgBB (71,94±9,505%).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 04:12 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 04:12 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3283 |
