Sumiatin, Sumiatin (2026) PENGARUH PIJAT PAYUDARA DAN AROMATERAPI MELATI TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS TEMPUREJO. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Sumiatin.pdf
Download (203kB)
Abstract
Latar belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi pada enam bulan pertama
kehidupan. ASI tidak hanya menyediakan komponen gizi yang lengkap, tetapi juga berperan penting dalam
meningkatkan imunitas, mencegah infeksi, dan mendukung tumbuh kembang optimal. Keberhasilan pemberian ASI
eksklusif sangat dipengaruhi oleh kecukupan produksi ASI, terutama pada masa menyusui awal. Salah satu yang
dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan melakukan pijat payudara yang dapat melepaskan
hormon oksitosin dan prolaktin serta pemberian aromaterapi melati sehingga ibu merasa rileks, menurunkan hormon
stres, dan memicu hormon oksitosin yang melancarkan refleks aliran ASI. Tujuan: mengetahui pengaruh pijat
payudara dan aromaterapi melati terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Tempurejo. Metode:
penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Populasi penelitian ini
adalah ibu menyusui dihari ke 1-14 sebanyak 20 orang. Teknik sampling yang digunakan total sampling dimana
jumlah sampel sebanayak 20 responden. Variabel pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu pijat payudara dan
aromaterapi melati dan produksi ASI. Tempat penelitian ini di Puskesmas Tempurejo yang dilakukan intervensi pada
Bulan Desember 2025 sampai dengan Bulan Januari 2026. Intervensi dilakukan 15 menit satu kali sehari selama 14
hari untuk setiap responden. Hasil: setelah dilakukan perhitungan didapat sebanyak 17 responden dengan produksi
ASI baik dan 3 responden dengan produksi ASI cukup dimana semua responden mengalami kenaikan produksi ASI.
Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon didapatkan hasil signifikan p value 0,001 (0,001<0,05)
yang dapat diartikan ada perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan pijat payudara dan aromaterapi
melati. Kesimpulan: terdapat perbedaan pijat payudara dan Aromaterapi Melati terhadap produksi ASI pada ibu
menyusui di Puskesmas Tempurejo. Saran: dengan adanya penelitian ini diharapkan semua ibu menyusui mau
melakukan pijat payudara satu kali sehari selama 15 menit dan aromaterapi melati sehingga produksi ASI Meningkat
dan berhasil ASI Esklusinya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 05:45 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 05:45 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3286 |
