Cahyaningtias, Fisafirina (2026) STUDI KASUS: PENERAPAN TERAPI NEBULIZER DAN POSISI SEMI-FOWLER 45° TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN DENGAN KARSINOMA KAPUT PANKREAS DISERTAI EFUSI PLEURA DI RUANG MAWAR RSD dr. SOEBANDI JEMBER. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.
Abstrak Safiri.pdf
Download (281kB)
Abstract
Latar Belakang: Karsinoma Kaput Pankreas dapat menimbulkan komplikasi berupa efusi pleura yang menyebabkan gangguan ventilasi dan oksigenasi. Kondisi ini ditandai dengan sesak napas, penumpukan sekret, peningkatan frekuensi napas, dan penurunan saturasi oksigen. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi tersebut dapat memperberat hipoksemia dan meningkatkan kerja pernapasan. Terapi nebulizer membantu memperbaiki ventilasi dan pengeluaran sekret, sedangkan posisi semi-fowler 45° meningkatkan ekspansi paru dan oksigenasi. Oleh karena itu, kedua intervensi tersebut penting untuk memperbaiki status respirasi pasien.
Tujuan: Menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan melalui pemberian terapi nebulizer dan posisi semi-fowler 45° terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien dengan Karsinoma Kaput Pankreas disertai efusi pleura di Ruang Mawar RSD dr. Soebandi Jember.
Metode: Studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Asuhan keperawatan dilakukan selama tiga hari pada Tn. R, usia 18 tahun, dengan diagnosis medis Karsinoma Kaput Pankreas T3N2M0 disertai efusi pleura kanan masif, asites, anemia, hiponatremia, hipokalemia, dan hipoalbuminemia.
Hasil: Setelah pemberian terapi nebulizer dan posisi semi-fowler 45°, terjadi perbaikan status respirasi. Frekuensi napas menurun dari 28 kali per-menit menjadi 22 kali per-menit dan saturasi oksigen meningkat dari 90% menjadi 99%. Pasien juga melaporkan sesak napas berkurang, dahak lebih mudah dikeluarkan, ronki berkurang, dan merasa lebih nyaman selama perawatan.
Kesimpulan: Penerapan terapi nebulizer dan posisi semi-fowler 45° membantu memperbaiki status respirasi pasien ditandai dengan peningkatan saturasi oksigen, penurunan frekuensi napas, berkurangnya ronki, serta penurunan keluhan sesak napas.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 06:04 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 06:04 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3329 |
