HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN BICARA DAN BAHASA PADA ANAK USIA 3-6 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERSARI

Faizah, Sit Nur (2026) HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN BICARA DAN BAHASA PADA ANAK USIA 3-6 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERSARI. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Nur Fa.pdf] Text
Abstrak Nur Fa.pdf

Download (272kB)

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan perangkat elektronik yang meluas di kalangan anak usia prasekolah telah menjadi fenomena yang semakin umum di era globalisasi. Penggunaan perangkat digital tanpa batasan berisiko mengurangi interaksi verbal anak dengan lingkungannya, yang pada gilirannya dapat menghambat perkembangan kemampuan bicara dan bahasa mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas penggunaan perangkat dengan dinamika perkembangan bicara dan bahasa pada anak usia 3–6 tahun di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 30 anak berusia 3–6 tahun yang terdaftar di Puskesmas Sumbersari, yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Observasi dilakukan pada tanggal 2 hingga 4 Juni 2026 di Posyandu Desa Wirolegi, yang berada dalam wilayah kerja Kecamatan Sumbersari. Data mengenai durasi penggunaan perangkat dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan tingkat kemampuan bicara dan bahasa dievaluasi menggunakan Denver Developmental Screening Test (DDST). Analisis data mencakup uji univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Subjek penelitian sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (55,6%) dan berada pada kelompok usia 4–5 tahun (50,0%). Tingkat intensitas penggunaan perangkat yang paling umum ditemukan adalah kategori rendah (1–30 menit/hari), yang mencakup 15 subjek (50,0%). Terkait kemampuan bicara dan bahasa, sebagian besar subjek berada dalam rentang normal (21 subjek atau 70,0%). Analisis Chi-Square menghasilkan nilai p sebesar 0,033 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara frekuensi penggunaan perangkat dan kemampuan bicara serta bahasa anak. Anak-anak dengan tingkat paparan gadget yang lebih tinggi cenderung masuk dalam kategori "suspek" atau "tidak dapat diuji" (*untestable*). Kesimpulan: Telah terbukti adanya hubungan yang signifikan antara tingkat penggunaan *gadget* dan perkembangan kemampuan bicara serta bahasa pada anak usia 3–6 tahun di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari. Semakin tinggi intensitas paparan gawai, semakin besar pula risiko terjadinya penyimpangan perkembangan komunikasi pada anak. Oleh karena itu, membatasi penggunaan gawai sesuai durasi yang disarankan, memastikan adanya pengawasan orang tua, serta mendorong interaksi verbal yang intensif merupakan hal yang krusial untuk mendukung kematangan komunikasi anak secara optimal. Kata kunci: intensitas penggunaan gadget, perkembangan bicara dan bahasa, anak usia prasekolah,.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 21 Sep 2026 03:15
Last Modified: 21 Sep 2026 03:15
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3339

Actions (login required)

View Item
View Item