Rossa, Handita Emilia (2026) IMPLEMENTASI CARDIO-BREATH TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN STEMI : STUDI KASUS. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.
Abstrak Handi.pdf
Download (417kB)
Abstract
Latar Belakang: ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) merupakan kondisi
kegawatdaruratan kardiovaskular yang ditandai dengan terjadinya oklusi arteri koroner sehingga
menyebabkan iskemia miokard dan nyeri dada akut. Nyeri yang tidak teratasi dapat meningkatkan
aktivitas sistem saraf simpatis, memperburuk kondisi hemodinamik, serta meningkatkan
kebutuhan oksigen miokard. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat
diterapkan adalah CARDIO-BREATH (Cardiac Relaxation Through Slow Deep Breathing
Therapy). Tujuan: Menganalisis asuhan keperawatan pada pasien ST-Elevation Myocardial
Infarction dengan nyeri akut melalui implementasi CARDIO-BREATH di Instalasi Gawat Darurat
RSD dr. Soebandi Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus (case
report) pada seorang pasien ST-Elevation Myocardial Infarction. Pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemantauan intensitas nyeri, serta studi
dokumentasi meliputi hasil laboratorium, elektrokardiografi, tanda vital, dan terapi medis. Analisis
data dilakukan menggunakan pendekatan proses keperawatan berdasarkan SDKI, SIKI, dan SLKI.
Hasil: Tn. N usia 53 tahun datang dengan keluhan nyeri dada kiri yang menjalar ke punggung
dengan intensitas nyeri skala 8 berdasarkan Numeric Rating Scale (NRS), disertai mual, gelisah,
dan berkeringat dingin. Hasil EKG menunjukkan ST-Elevation Myocardial Infarction. Setelah
dilakukan implementasi CARDIO-BREATH yang dikombinasikan dengan terapi kolaboratif
selama observasi di Instalasi Gawat Darurat, terjadi perbaikan kondisi yang ditandai dengan
penurunan intensitas nyeri menjadi skala 5, berkurangnya ekspresi meringis dan perilaku protektif,
serta meningkatnya rasa nyaman dan relaksasi pasien. Kesimpulan: Kesimpulan: Implementasi
CARDIO-BREATH dapat membantu menurunkan intensitas nyeri, meningkatkan relaksasi, dan
mendukung kenyamanan pasien ST-Elevation Myocardial Infarction selama menjalani perawatan
di Instalasi Gawat Darurat.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 04:08 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 04:08 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3352 |
