STUDI KASUS: PENERAPAN FOOT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN DERAJAT PITTING EDEMA EKSTREMITAS PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI RUANG ANTURIUM RSD dr. SOEBANDI JEMBER

Ramadhania, Navista Aulia (2026) STUDI KASUS: PENERAPAN FOOT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN DERAJAT PITTING EDEMA EKSTREMITAS PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI RUANG ANTURIUM RSD dr. SOEBANDI JEMBER. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.

[thumbnail of Abstrak Viesta.pdf] Text
Abstrak Viesta.pdf

Download (222kB)

Abstract

Pendahuluan:Congestive Heart Failure (CHF) merupakan sindrom klinis akibat
ketidakmampuan jantung memompa darah secara adekuat untuk memenuhi kebutuhan
metabolisme tubuh. Penurunan fungsi pompa jantung memicu mekanisme kompensasi
retensi natrium dan air yang bermanifestasi sebagai edema ekstremitas bawah. Edema
yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan rasa berat, tegang, keterbatasan
mobilitas, serta penurunan kualitas hidup pasien. Foot massage merupakan salah satu
intervensi keperawatan nonfarmakologis komplementer yang bekerja melalui stimulasi
mekanis untuk meningkatkan sirkulasi darah perifer, memperlancar aliran balik vena
(venous return), dan mendorong drainase limfatik. Tujuan: Menganalisis dan
mengidentifikasi hasil penerapan terapi foot massage terhadap penurunan derajat pitting
edema dan lingkar ekstremitas bawah pada pasien CHF di Ruang Antorium RSD dr.
Soebandi Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus deskriptif
pada seorang pasien laki-laki (Tn. T, 52 tahun) dengan diagnosis CHF dan hipervolemia.
Intervensi foot massage diberikan selama 3 hari berturut-turut (10–12 Februari 2026), 1
kali sehari dengan durasi 10–15 menit sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Pengukuran derajat pitting edema dan lingkar ekstremitas bawah dilakukan sebelum
(pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi. Data dikumpulkan melalui pengkajian
keperawatan, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi rekam medis. Hasil: Hasil evaluasi
selama 3 hari perawatan menunjukkan adanya penurunan derajat pitting edema dari
skala +4 (sangat berat) menjadi +1 (ringan). Sejalan dengan itu, ukuran lingkar
ekstremitas bawah mengalami penurunan dari 38 cm menjadi 35 cm (berkurang 3 cm).
Pasien juga melaporkan rasa nyaman yang meningkat serta berkurangnya sensasi berat
dan tegang pada kedua kaki. Perbaikan ini merupakan hasil komprehensif dari
kombinasi intervensi keperawatan foot massage dan terapi farmakologis diuretik
(Furosemide) sesuai program medis. Kesimpulan : Penerapan terapi foot massage
sebagai intervensi keperawatan komplementer terbukti efektif mendampingi
penatalaksanaan medis dalam membantu menurunkan derajat pitting edema dan lingkar
ekstremitas bawah serta meningkatkan kenyamanan pasien CHF.Saran: Perawat
ruangan disarankan untuk mengintegrasikan foot massage sebagai salah satu pilihan
terapi komplementer standar dalam asuhan keperawatan pasien CHF dengan masalah
hipervolemia. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian dengan desain
kuasi-eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol serta jumlah sampel yang lebih besar untuk menilai efektivitas mandiri dari terapi ini.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 25 Sep 2026 06:25
Last Modified: 25 Sep 2026 06:25
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3364

Actions (login required)

View Item
View Item