Khoiroh, Nafilatul (2026) HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BANGSALSARI. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Nafila.pdf
Download (325kB)
Abstract
Latar belakang Kehamilan masa ketika tubuh wanita mengalami berbagai perubahan fisik. Pemenuhan kebutuhan gizi tetap menjadi aspek krusial bagi kesehatan ibu. Menjaga kesehatan ibu melalui asupan nutrisi yang tepat selama masa kehamilan sangat penting bagi pertumbuhan dan kesejahteraan anak. Asupan makanan yang tidak memadai dapat menyebabkan Kekurangan Energi Kronis (KEK), yang berisiko menimbulkan berbagai dampak buruk, termasuk kelemahan fisik, anemia, perdarahan, dan kenaikan berat badan yang tidak memadai selama kehamilan. Mengalami anemia pada tahap awal kehamilan dapat memicu masalah lebih lanjut, seperti bayi lahir dengan ukuran terlalu kecil, kelahiran prematur, dan perdarahan hebat pascapersalinan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana status gizi ibu hamil memengaruhi risiko anemia di Puskesmas Bangsalsari. Studi ini menggunakan pendekatan analitis dengan desain *cross-sectional*. Subjek penelitian terdiri dari 35 ibu hamil yang terdiagnosis anemia pada periode bulan Mei hingga Juli. Seluruh populasi dilibatkan sebagai partisipan, sehingga total responden berjumlah 35 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan hubungan antara status gizi dan anemia dianalisis menggunakan uji korelasi peringkat Spearman. Hasil Sebuah studi terhadap 35 wanita hamil menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka, yaitu 33 orang (94,3%), mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK), sementara 2 orang (5,7%) tidak mengalaminya. Dari total responden, 31 orang (88,6%) mengalami anemia ringan, sedangkan 4 orang (11,4%) mengalami anemia sedang. Uji korelasi peringkat Spearman menghasilkan koefisien korelasi r = 0,298 dengan nilai signifikansi p = 0,082, yang melampaui ambang batas 0,05. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang lemah antara status gizi dan anemia; namun, hubungan tersebut tidak cukup kuat untuk dianggap signifikan secara statistik. Sebagai Kesimpulan, Berdasarkan temuan penelitian, hipotesis nol (H0) tidak ditolak, sedangkan hipotesis alternatif (H1) tidak didukung. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak ditemukan hubungan yang kuat antara status gizi dan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Bangsalsari. Dengan demikian, status gizi dalam penelitian ini tidak
menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil yang berpartisipasi sebagai responden. Saran: Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tambahan bagi tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi ibu hamil, khususnya terkait pemantauan status gizi dan anemia selama masa kehamilan. Pemantauan secara berkala dapat membantu tenaga kesehatan mendeteksi perubahan status gizi atau kondisi anemia sejak dini. Selain itu, penilaian rutin diharapkan dapat memfasilitasi pemberian layanan yang disesuaikan dengan kondisi spesifik ibu hamil, sehingga memungkinkan peningkatan kualitas layanan dan perawatan secara berkelanjutan selama masa kehamilan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 07:40 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 07:40 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3380 |
