Rahmawati, Siska (2026) PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK PRA-SEKOLAH YANG MENJALANI HOSPITALISASI DI RUANG BOUGENVILLE RSUD dr. HARYOTO LUMAJANG. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.
Abstrak Siska Rah.pdf
Download (325kB)
Abstract
Latar Belakang: Hospitalisasi pada anak prasekolah sering menimbulkan kecemasan akibat lingkungan rumah sakit yang asing, tindakan medis invasif, perpisahan dengan orang tua, serta hilangnya kesempatan bermain. Kecemasan yang tidak ditangani dapat menghambat proses penyembuhan, memperpanjang lama rawat inap, dan menyebabkan anak menjadi tidak kooperatif selama perawatan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk mengurangi kecemasan adalah terapi bermain puzzle, yang berfungsi sebagai teknik distraksi untuk mengalihkan perhatian anak sehingga membantu anak merasa lebih tenang, nyaman, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan rumah sakit.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi melalui penerapan terapi bermain puzzle dengan membandingkan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas terapi bermain puzzle sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam membantu anak menjadi lebih tenang, nyaman, dan kooperatif selama menjalani perawatan di Ruang Bougenville RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan pretest–posttest pada satu anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi di Ruang Bougenville RSUD dr. Haryoto Lumajang. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi terapi bermain puzzle menggunakan instrumen penilaian tingkat kecemasan. Terapi bermain puzzle diberikan sesuai dengan prosedur operasional standar, kemudian hasil pengukuran dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi serta diinterpretasikan berdasarkan hasil observasi dan teori yang relevan.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi bermain puzzle, tingkat kecemasan anak berada pada kategori sedang dengan skor 14, ditandai perilaku gelisah, takut, dan kurang kooperatif selama menjalani perawatan. Setelah diberikan intervensi terapi bermain puzzle, tingkat kecemasan menurun menjadi kategori ringan dengan skor 8. Selain penurunan skor kecemasan sebesar 6 poin, anak tampak lebih tenang, mampu mengikuti aktivitas bermain, serta lebih kooperatif terhadap tindakan keperawatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan terapi bermain puzzle mampu membantu menurunkan tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 07:45 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 07:45 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3407 |
