Dimyati, Lika (2026) ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY.R DI RSD BALUNG KABUPATEN JEMBER. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.
Sinopsis Lika.pdf
Download (402kB)
Abstract
Masa kehamilan persalinan dan nifas pada umumnya akan berlangsung normal dan hanya
0-20% kehamilan yang disetai penyulitberkembang menjadi abnormal apabila tidak dilakukan
asuhan secara tepat. Oleh karena itu untuk mendeteksi dini dan mencegah terjadinya komplikasi
perlu dilakukan asuhansecara continuity of care dengan menggunakan pendekatan manajemen
kebidanan yang mengacu pada Kemenkes RI, 2011.
Asuhan kebidanan continuity of care ( COC ) adalah suatu proses dimana pasien dan tenaga
kesehatan yang kooperatif terlibat dalam manajemen pelayanan kesehatan secara terus menerus menuju
pelayanan yang berkualitas tinggi. COC dapat membantu bidan ( tenaga kesehatan ) kelurga mendapatkan
kepercayaan dan memungkinkan untuk menjadi advokasi pasien. Di Indonesia AKI masih menjadi masalah
yang serius dimana saat ini masih menempati urutan tertinggi ketiga di negara-negara ASEAN yaitu 189 per
100.000 kelahiran hidup, artinya kondisi ini menginsyaratkan perlunya upaya yang lebih strategis dan
komprehensif diperlukan paling tidak penurunan kematian ibu sebesar 5,5 % pertahun. Asuhan kebidanan
continuity of care diberikan pada Ny. R G1P0A0 UK 38 Minggu dengan keluhan nyeri perut
bagian bawah diberikan asuhan sesuai teori. Ibu bersalin pada usia kehamilan 40 minggu tidak ada
penyulit hanya saja ibu cemas karena ini kehamilan pertama. Kunjungan nifas 4 kali kondisi
normal, diberikan asuhan pemijatan oxytosin pada kunjungan nifas ke 2 untuk merangsang
pengeluaran hormon oxytosin guna memicu produksi dan pengeluaran asi menjadi lebih lancar.
Setelah dilakukan asuhan pada masa nifas involusi lochea normal keadaan psikologi ibu baik.
Bayi lahir spontan pada tanggal 12/04/2026 pukul 15.45 laki laki BB 2615 gram PB 48 cm
dilakukan IMD tidak ada kelainan kongenital. Kunjungan neonatal 3x terdapat perkembangan bayi
normal. Setelah dilakukan KIE tentang KB ibu dan suami masih berunding dan belum bisa
memutuskan untuk menggunakan Kb hormon atau non hormon , Setelah memutuskan ibu dan
suami akan berKB di bidan setempat.
Pelaksanaan asuhan kebidanan sudah disesuaikan dengan perencanaan berdasarkan
kondisi, masalah dan kebutuhan ibu. Tahap evaluasi menunjukan setelah dilakukan asuhan
pengetahuan ibu bertambah. Ibu dapat melaksanakan asuhan secara mandiri sehingga masalah
yang timbul dapat teratasi.
Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara continuity of care pada Ny. R dapat
disimpulkan masa kehamilan normal persalinan spontan nifas neonatus dan Kb berjalan normal.
Karena diberikan intervensi yang cepat dan tepat. Diharapkan bagi ibu dan keluarga mampu
memenuhi kebutuhan kesehatan secara mandiri serta bidan dapat meningkatkan penerapan asuhan
secara continuity of care sehingga pelayanan kebidanan komprehensif dan berkualitas dapat
terwujud.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 03:49 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:49 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3412 |
