Pramesthi, Elsa Kurnia (2026) PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN BUBUR KACANG HIJAU PADA REMAJA PUTRI DI MTs IRSYADUN NASYI’IN. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.
Abstrak Elsa.pdf
Download (380kB)
Abstract
Latar Belakang: Kadar hemoglobin merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan status gizi dan tingkat kebugaran remaja putri. Berdasarkan dari hasil laporan Puskesmas UPTD Kasiyan Puger (2025) MTs Irsyadun Nasyi’in menjadi salah satu sekolah di wilayah kasiyan puger dengan prevalensi anemia pada remaja putri mencapai 30%. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin adalah melalui pemenuhan asupan zat gizi, salah satunya dengan mengonsumsi kacang hijau yang mengandung zat besi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan bubur kacang hijau pada remaja putri di MTs Irsyadun Nasyi’in. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan bubur kacang hijau pada remaja putri di MTs Irsyadun Nasyi’in Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre- eksperimental melalui pendekatan one grup pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah remaja putri kelas 7 di MTs Irsyadun Nasyi’in dengan populasi sebanyak 50 siswi dengan sampel sebanyak 44 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, serta pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat Easy Touch GCHb sebelum dan sesudah diberikan intervensi bubur kacang hijau selama 14 hari. Data dianalisis menggunakan uji paired sample T-Test. Hasil: Sebelum diberikan intervensi, rata- rata kadar hemoglobin responden adalah 11.7 g/dL (SD 1,33: rentang 9,1-14,1 g/dL). Setelah diberikan intervensi selama 14 hari, rata-rata kadar hemoglobin meningkat menjadi 13,0 g/dL (SD 1,15: rentang 11,0-15,5 g/dL), dengan selisih rata-rata sebesar 1,30 g/dL. Hasil uji Pired sample T- Test menunjukkan nilai t sebesar 18,542 dengan signifikansi p = 0,000 (p< 0,05). Diskusi : Pemberian bubur kacang hijau terbukti efektif untuk meningkatan kadar hemogobin ini disebabkan oleh kandungan pada kacang hijau yang berisi zat besi, vitamin c dan asam folat yang dapat menstimulasi proses eritropoiesis dan sintesis hemoglobin yang optimal selama 14 hari pemberian intervensi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 02:59 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 02:59 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3415 |
