Daniaturrohmah, Fida (2026) IMPLEMENTASI INTERVENSI STOP SESAK DALAM PENANGANAN DISTRES PERNAPASAN PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSD dr. SOEBANDI JEMBER. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.
Abstrack Fida Daniaturrohmah.pdf
Download (334kB)
Abstract
Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) stadium lanjut sering disertai retensi cairan yang
menyebabkan edema paru, gangguan pertukaran gas, dan distres pernapasan sehingga memerlukan
penanganan segera. Salah satu pendekatan keperawatan yang dapat diterapkan adalah intervensi
STOP SESAK yang terdiri atas Semi Fowler, TTV monitoring, Oxygen therapy, Pantau SpO₂, Suara
napas, Evaluasi edema, Support psikologis, Atur cairan, dan Kolaborasi terapi. Tujuan:
Menganalisis asuhan keperawatan pada pasien Chronic Kidney Disease dengan distres pernapasan
melalui implementasi intervensi STOP SESAK di Instalasi Gawat Darurat RSD dr. Soebandi
Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus tunggal (single case study, n=1)
pada seorang pasien CKD stadium 5 yang menjalani hemodialisis rutin. Data dikumpulkan melalui
wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis, kemudian dianalisis
menggunakan proses keperawatan berdasarkan SDKI, SIKI, dan SLKI. Hasil: Pasien laki-laki usia
50 tahun datang dengan sesak napas, batuk berdahak, frekuensi napas 29 kali/menit, SpO₂ 88%,
tekanan darah 145/100 mmHg, disertai penggunaan otot bantu napas dan ronki pada kedua basal
paru. Pemeriksaan penunjang menunjukkan kardiomegali, pneumonia, hemoglobin 6,5 g/dL,
kreatinin serum 8,10 mg/dL, dan ureum 68 mg/dL. Setelah implementasi intervensi STOP SESAK
disertai terapi kolaboratif selama observasi di IGD, frekuensi napas menurun menjadi 23 kali/menit,
saturasi oksigen meningkat menjadi 99%, serta penggunaan otot bantu napas dan keluhan sesak
berkurang. Kesimpulan: Pada kasus ini, implementasi intervensi STOP SESAK menunjukkan
perbaikan status pernapasan dan oksigenasi pasien selama observasi di IGD. Namun, karena
penelitian menggunakan desain studi kasus tunggal (n=1), hasil ini bersifat deskriptif dan tidak dapat
digeneralisasikan sehingga diperlukan penelitian dengan jumlah subjek yang lebih besar untuk
mengonfirmasi temuan tersebut.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 08:05 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 08:05 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3449 |
