Hoiroh, Binti Muhayatul (2026) PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK MOZART DALAM MEREDAKAN NYERI PADA PASIEN YANG SEDANG MENJALANI PERAWATAN LUKA ULKUS DIABETES MELITUS. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.
abstrak binti muhayatul hoiroh.pdf
Download (291kB)
Abstract
Latar Belakang: Ulkus diabetes melitus merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes yang
ditandai dengan kerusakan jaringan akibat neuropati perifer dan gangguan sirkulasi darah. Proses
perawatan luka ulkus diabetes sering menimbulkan nyeri yang dapat menyebabkan
ketidaknyamanan, kecemasan, serta menghambat proses penyembuhan. Salah satu intervensi
keperawatan nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk membantu meredakan nyeri adalah terapi
musik klasik Mozart. Musik klasik Mozart memiliki tempo yang stabil dan harmonis sehingga
mampu memberikan efek relaksasi, mengurangi persepsi nyeri, serta meningkatkan kenyamanan
pasien selama tindakan perawatan luka.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus yang dilaksanakan di Ruang Lawu RSUD
Abdoer Rahem Situbondo. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,
pemeriksaan fisik, pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), serta
studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah satu pasien dengan diagnosis medis ulkus diabetes
melitus yang mengalami nyeri saat menjalani perawatan luka. Analisis data dilakukan secara
deskriptif dengan membandingkan hasil pengkajian, diagnosis keperawatan, implementasi, dan
evaluasi asuhan keperawatan berdasarkan teori yang digunakan.
Hasil: Berdasarkan hasil penerapan terapi musik klasik Mozart selama tiga hari berturut-turut
dengan durasi 20–30 menit sebelum tindakan perawatan luka, menunjukkan adanya penurunan
intensitas nyeri dari skala 6 (nyeri sedang) menjadi skala 3 (nyeri ringan). Selain itu, pasien
tampak lebih rileks, kooperatif selama prosedur perawatan luka, dan mampu mengontrol respons
nyeri dengan lebih baik.
Kesimpulan: Penerapan terapi musik klasik Mozart memberikan pengaruh positif dalam
meredakan nyeri pada pasien yang sedang menjalani perawatan luka ulkus diabetes melitus. Terapi
ini dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif, aman, mudah
diterapkan, serta mendukung peningkatan kenyamanan pasien selama proses perawatan luka.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 06:44 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 06:44 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3472 |
