STUDI ETNOMEDISIN PENGGUNAAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT SUKU OSING DI DESA KRADENAN KECAMATAN PURWOHARJO KABUPATEN BANYUWANGI

Saputra, Micky Yulio (2026) STUDI ETNOMEDISIN PENGGUNAAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT SUKU OSING DI DESA KRADENAN KECAMATAN PURWOHARJO KABUPATEN BANYUWANGI. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.

[thumbnail of Abstra Mick.pdf] Text
Abstra Mick.pdf

Download (650kB)

Abstract

Latar Belakang: Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang kaya serta berbagai
kelompok etnis dengan pengetahuan tradisional unik, termasuk Suku Osing di Kabupaten
Banyuwangi. Masyarakat Suku Osing di Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, masih
mempertahankan tradisi pengobatan menggunakan tanaman obat secara turun-temurun.
Namun, hingga saat ini belum pernah dilakukan penelitian etnomedisin di wilayah tersebut,
sehingga pengetahuan lokal berisiko terkikis akibat perubahan gaya hidup masyarakat.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis tanaman obat tradisional yang
digunakan masyarakat Suku Osing di Desa Kradenan, meliputi bagian tanaman, khasiat,
cara pengolahan, cara penggunaan, dan aturan pemakaiannya.
Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Sampel berjumlah 100 responden dipilih melalui teknik snowball sampling
berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan
dianalisis menggunakan parameter etnomedisin, Use Value (UV), Fidelity Level (FL), Plant
Part Value (PPV), dan Informant Consensus Factor (ICF).
Hasil: Ditemukan 18 jenis tanaman obat tradisional, dengan tanaman sirsak memiliki nilai
UV tertinggi 0,25. Beberapa tanaman memiliki nilai FL 100% seperti ciplukan, alangalang,
pinang, belimbing wuluh, pisang, pepaya, salam, dan kayu manis. Bagian tanaman
hampir setengahnya yang digunakan adalah buah PPV 31%. Tanaman obat tradisional
digunakan untuk 21 kategori keluhan penyakit, dengan nilai ICF tertinggi 1 pada kategori
sakit liver, penambah nafsu makan, dan penghangat tubuh. Cara pengolahan mayoritas
dengan cara direbus 80,2%, cara penggunaan hampir seluruhnya diminum 81%, dan aturan
pemakaian sebagian besar yang di terapkan dua kali sehari 61,2%.
Kesimpulan: Masyarakat Suku Osing di Desa Kradenan menggunakan 18 jenis tanaman
obat tradisional yang diwariskan turun-temurun sebagai upaya pengobatan berbagai
penyakit, sehingga perlu didokumentasikan demi pelestariannya.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 20 Oct 2026 08:03
Last Modified: 20 Oct 2026 08:03
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3506

Actions (login required)

View Item
View Item