FORMULASI DAN UJI STABILITAS FACE MIST MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI TWEEN 80

Putri, Lely Amalia (2026) FORMULASI DAN UJI STABILITAS FACE MIST MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI TWEEN 80. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Lely.pdf] Text
Abstrak Lely.pdf

Download (546kB)

Abstract

Latar Belakang: Kandungan senyawa aktif seperti asam linoleat dan terpenoid di dalam minyak
biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) menunjukkan efektivitas biologis yang mencakup
kemampuan menghambat bakteri. Formulasi sediaan penyegar wajah atau face mist memanfaatkan
komponen ini sebagai pilihan produk kosmetik fungsional yang mudah diaplikasikan. Sifat
kelarutan minyak yang rendah terhadap air menuntut penambahan surfaktan guna mewujudkan
sistem dispersi yang homogen. Berdasarkan kondisi tersebut, evaluasi terhadap karakteristik fisik
serta stabilitas formula wajib dilakukan melalui variasi kadar Tween 80.
Tujuan: Perancangan komposisi face mist yang memanfaatkan minyak biji bunga matahari
(Helianthus annuus L.) menjadi fokus utama dalam studi ini. Evaluasi ketahanan sediaan turut
dilakukan melalui pengujian konsentrasi Tween 80 sebesar 5%, 10%, dan 15%.
Metode: Tahap pendahuluan dalam eksperimen laboratorium ini berfokus pada pemeriksaan
fitokimia minyak biji bunga matahari. Proses berlanjut pada pencampuran tiga varian komposisi
yang memuat konsentrasi Tween 80 sejumlah 5% pada formula pertama, 10% pada formula kedua,
dan 15% pada formula ketiga. Penilaian karakteristik fisik melibatkan pengamatan organoleptik,
homogenitas, tingkat keasaman, kemampuan sebar semprot, karakteristik pancaran, serta viskositas.
Pemeriksaan ketahanan formula memanfaatkan metode uji siklus sebanyak enam tahap dengan
pencatatan parameter pada fase awal dan akhir pengujian.
Hasil: Hasil uji fitokimia mengonfirmasi keberadaan senyawa terpenoid dalam ekstrak minyak biji
bunga matahari. Seluruh variasi formula berhasil mencapai standar spesifikasi mutu fisik yang
ditetapkan. Variasi kadar Tween 80 memberikan dampak nyata terhadap parameter viskositas dan
kemampuan sebar semprot sediaan. Analisis statistik menggunakan uji-t sampel berpasangan
membuktikan bahwa nilai derajat keasaman serta daya sebar semprot stabil tanpa perubahan berarti
setelah uji siklus, sementara parameter kekentalan mengalami pergeseran yang bermakna secara
statistik.
Kesimpulan: Ketiga formula dengan variasi Tween 80 5% (F1), 10% (F2), dan 15% (F3) memenuhi
standar mutu fisik, dengan warna putih susu, agak keruh, hingga bening kekuningan. Peningkatan
konsentrasi surfaktan memengaruhi viskositas (1,36–3,44 cP; p = 0,000) dan daya sebar semprot
(5,4–6,3 cm; p = 0,015), namun tidak berdampak signifikan pada pH (6,1–6,3; p = 0,200). Setelah
uji siklus, F1 dan F2 stabil tanpa perubahan berarti, sedangkan F3 mengalami perubahan visual
menjadi keruh.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 21 Oct 2026 07:50
Last Modified: 21 Oct 2026 07:50
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3520

Actions (login required)

View Item
View Item