Gunawan, Riko (2026) PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE DALAM UPAYA MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN HOSPITALISASI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) DI RSUD BLAMBANGAN BANYUWANGI. Technical Report. Perpustakaan Universitas dr. SOEBANDI, Jember.
Abstrak Riko.pdf
Download (658kB)
Abstract
Pendahuluan : Anak prasekolah merupakan kelompok usia yang rentan mengalami
penyakit karena sistem imun yang belum berkembang secara optimal, sehingga
sering memerlukan perawatan di rumah sakit. Proses hospitalisasi dapat
menimbulkan berbagai respons psikologis, terutama kecemasan, akibat lingkungan
yang asing, tindakan medis, serta perpisahan dengan keluarga. Kecemasan selama
hospitalisasi tidak hanya mengganggu kenyamanan emosional anak, tetapi juga
dapat menghambat proses penyembuhan, menurunkan kerja sama selama tindakan
keperawatan, bahkan menyebabkan penolakan terhadap pengobatan. Salah satu
intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi bermain
menggunakan puzzle yang sesuai dengan tahap perkembangan anak prasekolah
karena mampu merangsang konsentrasi, kreativitas, kemampuan memecahkan
masalah, serta mengalihkan perhatian anak dari rasa takut dan cemas selama
menjalani perawatan.
Tujuan: untuk mengetahui pengaruh dalam Penerapan Terapi Bermain Puzzle
Dalam Upaya Menurunkan Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak Usia
Prasekolah (3-6 Tahun).
Metode: penelitian ini merupakan penelitian studi kasus (case study) pada 2 pasien
dengan Kecemasan Hospitalisasi yang dirawat di Ruang Mas Alit RSUD
Blambangan Banyuwangi. Instrumen pengukuran menggunakan lembar observasi
dari Faces Image Scale (FIS) yang digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan.
Hasil : setelah dilakukan terapi bermain puzzle selama 3x20 menit di dapatkan hasil
bahwa terapi tersebut berpengaruh untuk penurunan kecemasan hospitalisasi pada
anak usia pra sekolah. Pada An.G, evaluasi hari pertama sampai hari ketiga terdapat
penurunan tingkat kecemasan dari 4 (cemas sedang) hingga 1 (sangat tidak cemas).
Sedangkan pada An. A evaluasi hari pertama sampai hari ketiga terdapat penurunan
tingkat kecemasan dari 5 (cemas berat) hingga 2 (tidak cemas).
Kesimpulan : Dari hasil implementasi selama 3x20 menit didapatkan bahwa
pemberian terapi bermain puzzle berpengaruh terhadap penurunan tingkat
kecemasan pada anak usia prasekolah hasil dari studi kasus ini dapat dikembangkan
sebagai terapi non farmakologi dalam penurunan kecemasan.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 08:07 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 08:07 |
| URI: | https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3524 |
