PENGARUH PEMBERIAN KEFIRMILK TERSUBSITUSI DAUN PEPAYA JEPANG Cnidoscolus aconitifolius TERHADAP JUMLAH SEL MONOSIT MENCIT TERINFEKSI Escherichia coli

Muhammad, Affan Nur (2026) PENGARUH PEMBERIAN KEFIRMILK TERSUBSITUSI DAUN PEPAYA JEPANG Cnidoscolus aconitifolius TERHADAP JUMLAH SEL MONOSIT MENCIT TERINFEKSI Escherichia coli. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Affan.pdf] Text
Abstrak Affan.pdf

Download (321kB)

Abstract

Latar Belakang : Monosit merupakan komponen sistem imun bawaan yang berperan penting dalam meresponss infeksi. Infeksi bakteri Escherichia coli dapat mengaktivasi sistem imun melalui lipopolisakarida (LPS), sehingga meningkatkan jumlah monosit dan produksi sitokin proinflamasi. Respons imun yang berlebihan akibat infeksi bakteri dapat menyebabkan kerusakan jaringan, sehingga diperlukan agen imunomodulator untuk menjaga keseimbangan sistem imun. Daun pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius) mengandung flavonoid yang bersifat antiinflamasi, sedangkan kefirmilk mengandung probiotik yang berperan dalam meningkatkan serta menyeimbangkan respons imun. Kombinasi keduanya diharapkan mampu memberikan efek sinergis sebagai imunomodulator alami dalam mengontrol respons inflamasi dan menjaga keseimbangan sistem imun.
Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian kefirmilk tersubstitusi daun pepaya Jepang terhadap jumlah sel monosit pada mencit yang terinfeksi Escherichia coli.
Metode : Penelitian menggunakan 30 ekor mencit jantan Balb/c yang dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol sehat (P1), kontrol positif (P2), kontrol negatif (P3), serta kelompok perlakuan P4, P5, dan P6 dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB. Perlakuan diberikan secara oral selama 14 hari, kemudian mencit diinduksi Escherichia coli secara intraperitoneal dan diinkubasi selama 5 hari. Pemeriksaan jumlah monosit dilakukan menggunakan hematology analyzer, dan data dianalisis menggunakan One Way ANOVA dilanjutkan uji Post Hoc Tukey HSD.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol negatif mengalami peningkatan jumlah monosit sebesar (1,14 ± 0,10 μL). Sementara itu, kelompok perlakuan yang diberikan kefirmilk tersubstitusi daun pepaya Jepang menunjukkan penurunan jumlah monosit, yaitu pada P4 (0,08 ± 0,01 μL), P5 (0,12 ± 0,04 μL), dan P6 (0,46 ± 0,19 μL). Secara statistik, ketiga kelompok perlakuan tersebut menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan kontrol negatif, namun tidak berbeda signifikan dengan kontrol sehat (0,12 ± 0,02 μL) dan kontrol positif (0,18 ± 0,13 μL).
Kesimpulan : Pemberian kefirmilk tersubstitusi daun pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius) pada dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB berpotensi sebagai imunomodulator alami yang mampu mengontrol respons imun dan menjaga keseimbangan sistem imun pada mencit yang terinfeksi Escherichia coli.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 22 Oct 2026 06:10
Last Modified: 22 Oct 2026 06:10
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/3535

Actions (login required)

View Item
View Item