EFEKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) METODE UAE (Ultrasonic Assisted Extraction) PADA MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN

Bahadun, Rosita (2025) EFEKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) METODE UAE (Ultrasonic Assisted Extraction) PADA MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Rosita bahadun.pdf] Text
Abstrak Rosita bahadun.pdf

Download (311kB)

Abstract

Latar Belakang : Diabetes mellitus adalah penyakit yang terjadi karena kelainan sekresi insulin. Menurut WHO pada tahun 2016, diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan pada saat ini terutama dinegara berkembang. Tumbuhan yang dapat digunakan sebagai alternative pengobatan herbal salah satunya daun belimbing wuluh. Daun belimbing wuluh memiliki potensi sebagai obat alternatif pada pengobatan diabetes mellitus karena mengandung senyawa flavonoid yang memiliki pengaruh dalam penurunan kadar gula darah.
Tujuan : Untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak daun belimbing wuluh yang diperoleh dengan metode UAE (Ultrasonic Assisted Extraction) dan mengidentifikasi efektivitas penurunan kadar glukosa darah pada mencit dengan dosis ekstrak daun belimbing wuluh 150 mg/KgBB, 250 mg/KgBB dan 350 mg/KgBB yang diinduksi aloksan.
Metode : Daun belimbing wuluh diekstraksi dengan UAE (Ultrasonic Assisted Extraction) menggunakan pelarut etanol 96%. Penelitian secara eksperimental laboratorium menggunakan hewan uji yang dibagi kelompok, yaitu kelompok positif (Glibenklamid), kelompok negatif (CMC-Na) dan ekstrak dosis 150 mg/KgBB, 250 mg/KgBB, dan 350 mg/KgBB. Perlakuan sesuai dengan kelompok dan kadar gula darah mencit dicek pada hari ke + 7 dan hari ke + 14. Kemudian dianalisis aplikasi IBM SPSS Statistic version 25.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian kelompok positif memiliki presentase penurunan tertinggi. Pada kelompok dosis 350 mg/KgBB memiliki rata – rata persen penurunan sebesar 69,71%, dosis 250 mg/KgBB sebesar 59,85% dan dosis 150 mg/KgBB sebesar 54,07%. Pada uji LSD menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) memiliki aktivitas antidiabetes yang signifikan pada mencit.
Kesimpulan : Ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) dengan dosis dosis 150 mg/KgBB, 250 mg/KgBB, dan 350 mg/KgBB berpotensi menurunkan diabetes pada mencit putih jantan. Dosis ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) yang paling efektif yaitu dosis 350 mg/KgBB.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 22 Dec 2025 07:58
Last Modified: 22 Dec 2025 07:58
URI: http://repo.uds.ac.id/id/eprint/2699

Actions (login required)

View Item
View Item