HUBUNGAN FREKUENSI VULVA HYGINE TERHADAP KEJADIAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA PUTRI DI MADRASAH ALIYAH PLUS Al MAHFUDZ

Husna, Ridha Syafaatul (2026) HUBUNGAN FREKUENSI VULVA HYGINE TERHADAP KEJADIAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA PUTRI DI MADRASAH ALIYAH PLUS Al MAHFUDZ. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Ridha S. H..pdf] Text
Abstrak Ridha S. H..pdf

Download (341kB)

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri sering memiliki permasalahan yang begitu kompleks, diantaranya masalah reproduksi. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2022, sekitar 75 persen perempuan di seluruh dunia kemungkinan besar mengalami keputihan setidaknya satu kali dalam hidupnya. Berdasarkan hasil data di Madrasah Aliyah Plus Al Mahfudz Jember mayoritas responden berusia 17 tahun tingkat kelas 10. Sebagian besar 70.0% siswi frekuensi vulva hygiene kurang dengan sebagian besar mengalami kejadian flour albus. Kejadian fluor albus dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya kebersihan organ reproduksi (vulva hygiene). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi vulva hygiene terhadap kejadian flour albus pada remaja putri. Metode: Desain penelitian menggunakan korelasi non-parametrik dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya mencakup 40 siswi Madrasah Aliyah Plus Al Mahfudz, dengan pengambilan sampel secara total sampling. Variabel independen berupa frekuensi vulva hygiene sementara variabel dependen adalah kejadian flour albus pada remaja putri. Alat ukur data berupa kuesioner yang di uji validitas dan uji reliabilitas, yang diolah melalui analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan uji alternatif fisher’s exact test. Hasil: Dari hasil analisis, terlihat sebagian besar 70,0% responden termasuk dalam kategori frekuensi vulva hygiene yang kurang, disertai sebagian besar 70,0% responden yang mengalami kejadian flour albus. Uji alternatif fisher’s exact test menghasilkan p-value 0,00 (≤ 0,05), sehingga hipotesis alternatif (H1) diterima. Contingency Coefficient sebesar 0,707 menandakan adanya hubungan yang kuat antara kedua variabel. Kesimpulan: Ada hubungan signifikan dan kuat antara frekuensi vulva hygiene dan kejadian flour albus pada remaja putri. Fakta ini menunjukkan bahwa semakin rendah frekuensi vulva hygiene, semakin besar kemungkinan timbulnya flour albus.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 18 Jun 2026 02:58
Last Modified: 18 Jun 2026 02:58
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/2855

Actions (login required)

View Item
View Item