HUBUNGAN ANEMIA DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH PUSKESMAS ARJASA

Nikmah, Riskiyatun (2026) HUBUNGAN ANEMIA DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH PUSKESMAS ARJASA. Other thesis, Universitas dr. SOEBANDI.

[thumbnail of Abstrak Riskiyatun.pdf] Text
Abstrak Riskiyatun.pdf

Download (360kB)

Abstract

Latar Belakang : Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) salah satu faktor yang berkontribusi terhadap mortalitas atau Angka Kematian Bayi (AKB) dimana kasusnya selalu meningkat setiap tahunnya di bandingkan dengan negara berkembang lainnya. Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) memiliki peluang lebih kecil untuk bertahan hidup dan lebih rentan terhadap penyakit hingga dewasa. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya BBLR yakni di antaranya Hb (Hemoglobin) ibu di bawah 11 g/dl dan KEK dengan LILA di bawah 23,5 cm. Tujuan Penelitian: Menganalisis hubungan anemia dan KEK pada ibu hamil dengan kejadian BBLR Di Wilayah Puskesmas Arjasa Metode : Jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional dan pendekatan retrospektif dengan menggunakan instrumen penelitian pada buku KIA, di mana setiap subjek penelitian hanya di observasi satu kali, dan pengukuran variabel bebas serta variabel terikat di lakukan pada waktu yang sama. populasi pada penelitian ini sebanyak 62 dengan kriteria inklusi ibu yang memiliki bayi di bawah satu tahun, memiliki buku KIA, dan bersedia menjadi responden. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil : Menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami anemia saat kehamilan sebanyak 33 responden (53,2%) pada kategori KEK sebagian besar tidak mengalami KEK saat kehamilan sebanyak 38 responden (61,3%) dan pada kategori BBLR sebagian besar tidak mengalami BBLR ssat melahirkan sebanyak 42 responden (67,7%). Dari hasil analisis uji Chi-Square anemia dengan BBLR didapatkan p-value (0,533) > (0,05) maka dapat di simpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan antara anemia dengan kejadian BBLR dan dari hasil analisis KEK dengan BBLR di dapatkan p-value (0,672) > (0,05) maka dapat di simpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan antara KEK dengan kejadian BBLR Kesimpulan : Anemia pada ibu hamil dan kek tidak secara langsung mempengaruhi kejadian bblr ada beberapa faktor yang lain yang mempengaruhi yakni usia ibu, kunjungan ANC, dan konsumsi tablet Fe dan makanan yang bergizi

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@stikesdrsoebandi.ac.id
Date Deposited: 10 Jul 2026 02:26
Last Modified: 10 Jul 2026 02:26
URI: https://repo.uds.ac.id/id/eprint/2923

Actions (login required)

View Item
View Item